Umum  

SURGE Dampingi Nasabah PNM Mekar untuk Naik Kelas Dengan Layanan Internet

IMG 20260813 230336
Wali Kota Solo Respati Ardi dengan nasabah PNM Mekar Foto bersama PT. SURGE.

SOLO, Kabar Karanganyar, – Dunia usaha mikro kini tak cukup hanya mengandalkan produk yang bagus. Di tengah perubahan perilaku konsumen, kemampuan membaca pasar, memasarkan produk secara digital hingga memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha termasuk juga bagi mereka pegiat UMKM yang merupakan nasabah PNM Mekar Solo.

Kondisi tersebut mendorong PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menggandeng PT Solusi Sinergi Digital Tbk (SURGE) untuk memperluas akses internet sekaligus literasi digital bagi masyarakat, khususnya nasabah PNM Mekaar.

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) PNM dan SURGE di Ruang Pintar Sinar Mentari, Solo, Rabu (12/8/2026).

Yang menarik, akses konektivitas tersebut tidak hanya diarahkan kepada nasabah PNM. Ruang Pintar Sinar Mentari yang selama ini menjadi ruang belajar anak-anak nasabah sekaligus tempat berkumpul komunitas masyarakat kini dilengkapi layanan Internet Rakyat.

Dengan begitu, internet diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas untuk berselancar di dunia maya. Konektivitas tersebut diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk belajar, menemukan peluang pasar, memperkenalkan produk hingga mengenal teknologi yang dapat membantu pengembangan usaha.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, mengatakan keberadaan internet gratis dapat membuka ruang yang lebih luas bagi nasabah PNM Mekaar untuk mengembangkan kapasitas maupun usahanya.

“Internet bukan hanya membuka akses, tetapi juga membuka cakrawala. Nasabah bisa belajar lebih banyak, melihat peluang pasar yang lebih luas, dan mengenalkan produknya kepada lebih banyak orang,” ujar Dodot.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini juga memberikan peluang baru melalui pemanfaatan AI. Teknologi tersebut dapat digunakan mulai dari mencari ide usaha, membuat materi promosi hingga membantu pengembangan produk.

Namun, persoalan yang dihadapi pelaku usaha ultra mikro tidak lagi sebatas bagaimana menghasilkan barang atau jasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana membuat produk tersebut dikenal, dilirik dan akhirnya dipilih konsumen.

Karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi digital dinilai semakin penting. PNM dan SURGE juga memasukkan pelatihan penggunaan media sosial, termasuk TikTok, serta pemanfaatan AI dalam rangka mendukung pengembangan usaha nasabah.

Di sisi lain, akses internet yang semakin terbuka juga membawa konsekuensi. Dodot mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menerima informasi maupun tawaran yang beredar di ruang digital.

“Semakin terbuka aksesnya, semakin penting juga literasinya,” tegasnya.

Dukungan terhadap langkah PNM tersebut juga disampaikan Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto. Ia menilai pola pendampingan PNM Mekaar yang langsung menyentuh masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam membantu pelaku UMKM menghadapi kondisi pasar secara nyata.

“PNM langsung mendampingi rekan-rekan UMKM di bawah, market yang apa adanya, riil dan itulah kenyataan yang ada di masyarakat,” kata Respati.

Bagi PNM, pemberdayaan nasabah juga tidak berhenti pada akses pembiayaan. Pengetahuan, pendampingan, konektivitas dan kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting agar pelaku usaha ultra mikro tidak hanya bertahan, tetapi memiliki ruang untuk berkembang.

Dari Ruang Pintar Sinar Mentari, kerja sama PNM dan SURGE itu membawa pesan bahwa akses internet bisa memiliki arti lebih besar ketika dipadukan dengan pendampingan. Anak-anak mendapatkan ruang belajar, komunitas memperoleh ruang beraktivitas, sementara nasabah PNM memiliki akses untuk membuka informasi dan peluang pasar yang lebih luas.

Internet Rakyat pun diharapkan bukan sekadar menghadirkan koneksi ke dunia digital, melainkan menjadi jembatan menuju kesempatan baru bagi masyarakat untuk belajar, memperluas pasar dan mengembangkan usaha. (Hds/K2)