Umum  

KEIND Karanganyar Berbagi, Tergugah Empati Ditengah Situasi Ekonomi Yang Sulit

IMG 20261021 WA0149
Ketua Umum KEIND Karanganyar H. Rahmat Effendi, S.H, bersama jajaran pengurus salurkan santunan untuk keluarga tidak mampu.

Kabar Karanganyar, – Kondisi ekonomi yang kian sulit dan daya beli masyarakat yang melemah menggugah empati pengurus Kamar Entrepreneur Indonesia (KEIND) Karanganyar untuk turun tangan. Melalui aksi bakti sosial, mereka berbagi santunan kepada keluarga kurang mampu sekaligus membagikan ratusan paket makan siang bagi pekerja kecil yang menggantungkan hidup di jalanan.

Ketua KEIND Karanganyar, Rahmat Effendi, mengatakan aksi sosial yang digelar pada Rabu Legi (21/10/2026) tersebut menyasar tiga keluarga kurang mampu di Kabupaten Karanganyar. Selain itu, sebanyak 370 paket makan siang dibagikan kepada para pekerja, mulai dari tukang parkir, pemulung, buruh hingga pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Lawu dan kawasan sekitarnya.

Menurut Rahmat, kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi ekonomi masyarakat kecil yang semakin terhimpit. Keluhan mengenai sepinya pembeli dan menurunnya pendapatan semakin sering terdengar, terutama dari para pedagang kecil di pinggir jalan.

“Kalau ditanya kondisi ekonomi saat ini, coba lihat pedagang-pedagang di pinggir jalan. Keluhannya sama, sekarang sepi. Biasanya sehari bisa mendapatkan Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, sekarang untuk mendapatkan Rp150 ribu saja susah,” ungkap Rahmat.

Kondisi itu mendorong KEIND untuk menghadirkan bantuan yang bisa langsung dirasakan masyarakat. Santunan bagi tiga keluarga kurang mampu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok, seperti membeli sembako dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, pembagian makan siang bagi para pekerja kecil diharapkan dapat meringankan pengeluaran harian mereka. Bagi pekerja dengan pendapatan tidak menentu, bantuan sederhana tersebut setidaknya bisa mengurangi beban untuk membeli makan di tengah kondisi ekonomi yang belum bersahabat.

Rahmat menegaskan, seluruh bantuan tersebut bersumber dari donasi dan iuran murni anggota KEIND Karanganyar. Melalui gerakan itu, pihaknya ingin menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Harapannya, bantuan ini bisa mengurangi kesulitan ekonomi keluarga penerima santunan dan sedikit meringankan pengeluaran teman-teman pekerja kecil. Ini bentuk kepedulian kami untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, KEIND Karanganyar juga berencana memberikan dukungan konsumsi bagi para relawan yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Lawu di kawasan Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Bagi Rahmat, kepedulian sosial tidak cukup hanya diwujudkan melalui bantuan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Dukungan juga perlu diberikan kepada para relawan yang tengah berjuang menghadapi bencana dan mempertaruhkan tenaga demi keselamatan lingkungan serta masyarakat.

Meski baru berusia sekitar dua bulan sejak dilantik, KEIND Karanganyar mulai menjajaki pola kegiatan sosial yang dapat dijalankan secara berkelanjutan. Jika kegiatan tersebut dinilai efektif dan mendapat dukungan anggota, aksi berbagi akan dipertimbangkan menjadi agenda rutin.

“KEIND ini masih baru, baru sekitar dua bulan. Kami sedang mencoba pola-pola kegiatan. Kalau nanti efektif, insyaallah akan kami buat rutin, bisa dua bulan sekali, tiga bulan sekali, atau enam bulan sekali,” pungkas Rahmat. (Hds/K2)