Lokapala Tak Tanding, Esport Karanganyar Bangga Boyong 2 Perunggu Porprov Jateng 2026

IMG 20261030 WA0119
Squat tim esport Karanganyar dalam laga Porprov XVII Semarang Raya Jateng 2026.

Kabar Karanganyar, — Cabang olahraga (cabor) esport Kabupaten Karanganyar hanya mampu membawa pulang dua medali perunggu dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Hasil tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) Karanganyar yang untuk kedua kalinya mengikuti kejuaraan olahraga tingkat provinsi tersebut.

Dua medali perunggu itu diraih dari nomor pertandingan Honor of Kings (HOK) dan eFootball Console. Capaian tersebut sekaligus menandai perubahan peta persaingan esport Karanganyar setelah nomor Lokapala yang menjadi andalan pada Porprov 2023 tidak lagi dipertandingkan pada edisi tahun ini.

Ketua PB ESI Kabupaten Karanganyar, Yanuar Faishal, mengatakan pihaknya mengirimkan atlet untuk tiga nomor pertandingan, yakni HOK, PUBG Mobile, dan eFootball Console. Dari tiga nomor tersebut, hanya HOK dan eFootball yang berhasil menyumbangkan medali.

Medali perunggu pertama disumbangkan tim HOK yang diperkuat lima atlet, yakni Nasifa Adi Nugroho, Rangga Dwi Kristanto, Atala Tutus Laksamana P, Alviandito Orlen Hortono, dan Muhammad Navi Nur Islah.

Sementara itu, medali perunggu kedua diraih Mustofa Aziz Hidayat dari nomor pertandingan eFootball Console yang dimainkan secara perorangan.

Raihan dua perunggu tersebut menjadi hasil perjuangan atlet esport Karanganyar di tengah perubahan nomor pertandingan dan keterbatasan waktu persiapan. Terlebih, nomor Lokapala yang sebelumnya menjadi andalan Karanganyar pada Porprov 2023 tidak lagi masuk dalam daftar pertandingan Porprov 2026.

Sebagai gantinya, tim harus beradaptasi dengan nomor HOK. Perubahan tersebut membuat persiapan harus dilakukan dalam waktu relatif singkat, sekitar tiga bulan, untuk membangun kekuatan tim menghadapi persaingan tingkat provinsi.

Yanuar mengakui capaian tersebut patut disyukuri, meskipun belum sepenuhnya memenuhi harapan. Dia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan KONI Karanganyar atas dukungan terhadap pembinaan atlet esport.

“Sebagai Ketua PB ESI Karanganyar, saya mengucapkan terima kasih dan rasa syukur kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar serta KONI Karanganyar yang telah mendukung dan memberikan support kepada seluruh cabang olahraga, khususnya esport,” ujarnya, Jum’at (30/10/2026).

Salah satu atlet esport Karanganyar Mustofa Azis Hidayat juga mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Menurutnya, raihan dua medali perunggu merupakan hasil yang patut diapresiasi di tengah keterbatasan waktu latihan dan berbagai tantangan yang dihadapi.

“Terlepas dari medali perunggu yang didapat, ini merupakan capaian luar biasa. Dengan waktu latihan yang sangat sedikit dan berbagai tantangan, kami masih bisa mempertahankan prestasi serta membawa pulang medali,” ungkap Azis.

Azis menilai keberhasilan esport Karanganyar meraih medali pada Porprov 2026 menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi, esport masih tergolong cabang olahraga yang relatif baru, dengan perjalanan sekitar enam tahun, sehingga keberhasilan mempertahankan prestasi di tengah perubahan nomor pertandingan menjadi modal penting untuk pembinaan ke depan. (Hds/K2)