Kabar Karanganyar, – Inovasi destinasi wisata terus dikembangkan di kawasan wisata Jumog, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Tak hanya dikenal dengan pesona Air Terjun Jumog, kawasan ini kini menghadirkan wahana baru Jumog Tubing Adventure yang menawarkan pengalaman memacu adrenalin menyusuri aliran sungai di sekitar objek wisata. Setelah puas bermain air, wisatawan juga dapat menikmati sajian kuliner khas berupa rica entok yang menjadi daya tarik tersendiri di kawasan tersebut.
Jumog Tubing Adventure mulai beroperasi sejak 2024 dan menjadi salah satu alternatif wisata petualangan bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman berbeda saat berlibur di lereng Gunung Lawu. Dengan memanfaatkan aliran sungai yang telah ditata, wisatawan diajak menyusuri lintasan sepanjang sekitar 800 meter dengan durasi perjalanan kurang lebih 20 menit.
Pengelola River Tubing Jumok Adventure, Sutarno, mengatakan wahana ini dirancang agar tetap memberikan sensasi menantang namun mengutamakan aspek keselamatan.
“Rutenya sekitar 800 meter dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit. Jalurnya cukup menantang, tetapi tetap aman karena sudah kami kondisikan. Ke depan kami juga sedang mengembangkan lintasan yang lebih panjang agar pengalaman wisatawan semakin menarik,” ujarnya.
Untuk menikmati wahana ini, pengunjung cukup membayar Rp25 ribu per orang. Tarif tersebut sudah termasuk fasilitas transportasi penjemputan menggunakan mobil dari titik akhir kembali ke lokasi keberangkatan, serta akses toilet gratis untuk berganti pakaian.
Sutarno menjelaskan, seluruh peserta dibekali perlengkapan keselamatan secara lengkap mulai dari helm, pelampung, pelindung kaki dan siku, hingga sepatu khusus. Bahkan ban yang digunakan telah dimodifikasi dengan lapisan pelindung sehingga lebih aman dan nyaman digunakan saat melintasi bebatuan sungai.
“Keselamatan menjadi prioritas kami. Semua perlengkapan sudah kami siapkan, termasuk ban yang menggunakan sarung pelindung agar tidak mudah bocor ketika melewati bebatuan,” jelasnya.
Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari wilayah Solo Raya hingga Purwodadi. Adapun batas usia minimal peserta sekitar 10 tahun, meski tetap mempertimbangkan kondisi fisik dan keberanian masing-masing pengunjung.
Sementara itu, Pengelola BUMDes Berjo, Sularno, menyebut kehadiran Jumog Tubing Adventure menjadi terobosan baru dalam mengembangkan potensi wisata desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Destinasi Jumog Tubing Adventure ini langsung dikelola oleh warga sekitar. Bagi kami ini sebuah terobosan untuk pengembangan potensi wisata yang ada di wilayah Desa Berjo dan kami selalu mendukung kegiatan ini,” Kata Sularno, Sabtu (12/7/2026).
Menurutnya, pengembangan destinasi berbasis masyarakat menjadi langkah strategis agar manfaat sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh warga. Dengan hadirnya wahana tubing yang dipadukan dengan keindahan Air Terjun Jumog dan wisata kuliner khas seperti rica entok, kawasan wisata Berjo diharapkan semakin diminati wisatawan, baik dari Karanganyar maupun luar daerah. (Hds/K2)












