Disparpora Optimistis Lawu Moto Camp 2026 Dongkrak Promosi Wisata

IMG 20260925 WA0086
Flayer resmi Lawu moto camp 2026.

Kabar Karanganyar, – Panitia pelaksanaan event Lawu Moto Camp 2026 telah resmi melaunching agenda kegiatan riding bareng komunitas motor yang di kolaborasi dengan kegiatan berkemah tersebut saat ini telah dipastikan pelaksanaan tanggalnya yaitu pada tanggal 10 – 11 Oktober 2026.

Event yang direncanakan diikuti oleh ratusan riders se pulau Jawa tersebut akan melalui jalur – jalur di kawasan lereng Gunung Lawu yang penuh dengan pesona bentang alam pedesaan dan asrinya gunung Lawu, diharapkan akan  menjadi saya tarik dan promosi wisata bagi potensi pariwisata yang ada di kabupaten Karanganyar.

Kepala Disparpora Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, menyambut positif penyelenggaraan Lawu Moto Camp 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program Bupati Karanganyar dalam menggiatkan event wisata dan memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas.

Yopi mengatakan, Pemkab Karanganyar mendukung penyelenggaraan kegiatan melalui fasilitasi perizinan, dukungan rute perjalanan, lokasi camping, tempat pemberangkatan, hingga publikasi.

“Ini sesuai dengan program Pak Bupati untuk menggiatkan event wisata di Karanganyar, sekaligus memperkenalkan lebih luas potensi yang kita miliki. Karena itu, kita berkolaborasi dengan komunitas untuk penyelenggaraannya,” kata Yopi.

Dia optimistis, kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah akan memberikan efek promosi yang signifikan bagi pariwisata Karanganyar. Terlebih, setiap peserta berpotensi membagikan pengalaman perjalanan dan keindahan alam yang dijumpai melalui media sosial masing-masing.

“Kalau misalnya 200 orang yang terdaftar, sekarang sudah 230 orang, kemudian masing-masing mengunggah kegiatan ini di media sosial, efek promosinya sudah berapa? Ini menjadi salah satu cara mengenalkan Karanganyar lebih luas,” ujarnya.

Yopi menambahkan, penyelenggaraan Moto Camp juga mulai menarik perhatian komunitas otomotif lainnya. Salah satunya komunitas Jeep Rubicon yang telah menyampaikan keinginan untuk menggelar kegiatan serupa di Karanganyar.

Menurutnya, keterlibatan komunitas menjadi salah satu strategi Pemkab untuk mengembangkan pariwisata berbasis pengalaman, aktivitas luar ruang, serta potensi alam dan budaya lokal.

Pengembangan pariwisata Karanganyar sendiri diarahkan pada empat kategori, yakni Eco Culture Tourism, Wellness Tourism, Adventure Tourism, dan Sport Tourism.

Road to Lawu Moto Camp dinilai bersinggungan dengan keempat kategori tersebut, mulai dari aktivitas olahraga dan hobi otomotif, petualangan alam, interaksi dengan masyarakat, hingga kegiatan pelestarian lingkungan.

“Empat kategori pengembangan wisata ini semuanya memiliki potensi di Karanganyar dan saling bersinggungan. Moto Camp ini ada unsur sport-nya, hobi dan petualangannya, wellness, serta kegiatan lingkungan, termasuk penghijauan,” terang Yopi.

Melalui gelaran tersebut, Pemkab Karanganyar berharap semakin banyak komunitas dan wisatawan yang mengenal destinasi-destinasi di lereng Gunung Lawu, termasuk kawasan Tawangmangu, Kemuning, dan Ngargoyoso.

Road to Lawu Moto Camp 2026 pun diharapkan menjadi salah satu pintu masuk pengembangan wisata berbasis komunitas yang tidak hanya menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata. (Hds/K2)