Wabup Karanganyar Apresiasi Call Fight Day, Wadah Salurkan Bakat Agar Tak Lagi Bertarung di Jalanan

IMG 20260621 182559
Wakil Bupati Karanganyar Ade Eliana angkat kedua tangan juara tinju amatir Call Fight Day Karanganyar.

Kabar Karanganyar, — Wakil Bupati Karanganyar, Ade Eliana, mengapresiasi penyelenggaraan ajang tinju amatir Call Fight Day yang digelar di Karanganyar, Minggu (21/6/2026). Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah positif bagi masyarakat, khususnya kalangan muda yang gemar adu kemampuan fisik, untuk menyalurkan bakat dan energi mereka melalui jalur olahraga yang terarah dan berprestasi.

Ade Eliana menegaskan, kemampuan bertarung yang dimiliki sebagian anak muda seharusnya tidak ditunjukkan melalui aksi tawuran maupun perkelahian di jalanan. Sebaliknya, kemampuan tersebut perlu diasah melalui pembinaan yang benar agar mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi daerah.

“Luar biasa kegiatan ini. Ini menandakan bahwa atlet-atlet atau anak-anak muda yang merasa memiliki kemampuan bertarung tidak perlu menunjukkannya di jalanan. Asahlah kemampuan itu melalui organisasi dan pembinaan olahraga agar bisa menjadi atlet profesional dan berprestasi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan event seperti Call Fight Day tidak hanya menjadi hiburan olahraga bagi masyarakat, tetapi juga sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Karanganyar di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua PERTINA Karanganyar, Mei Subroto, menjelaskan bahwa Call Fight Day merupakan event pertandingan tinju yang mempertemukan petinju amatir, nonpetinju, hingga atlet binaan yang tengah dipersiapkan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

“Event ini merupakan pertandingan boxing yang melibatkan nonpetinju, petinju amatir, serta atlet-atlet yang sedang dipersiapkan untuk Porprov. Ini juga menjadi bagian dari try out dan latihan tanding untuk mengukur kesiapan mereka,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, PERTINA Karanganyar turut menampilkan petinju andalannya yang akan berlaga di Porprov, termasuk petinju berprestasi yang pernah meraih gelar juara nasional. Dari Karanganyar sendiri, terdapat tujuh atlet tinju yang telah lolos dan dipersiapkan untuk tampil pada ajang Porprov Jawa Tengah.

Mei Subroto menegaskan bahwa latihan tanding secara rutin menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan atlet agar mampu bersaing saat pertandingan resmi berlangsung.

“Kami terus menggelar latih tanding agar ketika bertanding di Porprov nanti para atlet sudah benar-benar siap,” katanya.

Wakil Bupati Karanganyar juga menyampaikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan membawa nama daerah di ajang Porprov. Ia berharap keberhasilan para petinju Karanganyar dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk menekuni olahraga secara serius dan menjauhi tindakan negatif.

“Harapan kami tentu atlet-atlet yang lolos Porprov dapat membawa nama baik Karanganyar. Prestasi mereka nantinya bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk menyalurkan bakat melalui olahraga dan meraih prestasi di atas ring, bukan di jalanan,” pungkasnya. (Hds/K2)