Kabar Karanganyar, – Sebanyak 243 atlet kontingen Kabupaten Karanganyar dilepas untuk berjuang di medan laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Membawa misi mengharumkan nama Bumi Intanpari, para atlet ditargetkan membawa pulang 15 medali emas, 30 perak, dan 40 perunggu dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 20–30 Oktober 2026 mendatang.
Pelepasan kontingen yang terdiri dari 243 atlet, 60 pelatih, dan 10 ofisial tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (16/10/2026) malam. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat berharap kontingen mampu menunjukkan performa terbaik sekaligus mendongkrak prestasi olahraga daerah.
Ketua KONI Karanganyar, Bagus Selo, menyebut target 15 medali emas bukan sekadar angka ambisius. Target tersebut disusun berdasarkan pemetaan kekuatan atlet dan peluang meraih medali dari masing-masing cabang olahraga.
Menurut dia, seluruh atlet harus memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan hasil latihan dan persiapan yang telah dijalani. Dukungan masyarakat serta doa orang tua juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet saat menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
“Target ini memang tinggi, tetapi berdasarkan kalkulasi dan pemetaan kekuatan, Karanganyar berpeluang besar melampaui target emas tahun-tahun sebelumnya. Mohon doa restu seluruh masyarakat dan orang tua,” kata Bagus Selo.
Dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan melalui penyiapan anggaran bonus bagi atlet yang berhasil menyumbangkan medali. Pemkab Karanganyar mengalokasikan bonus dengan nilai total yang disebut mencapai Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi kontingen.
Dalam skema penghargaan tersebut, atlet peraih medali emas dijanjikan bonus Rp50 juta per orang, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta. Insentif ini diharapkan menjadi penyemangat bagi atlet untuk bertanding maksimal dan tidak mudah menyerah menghadapi lawan.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, melalui pesan video yang diputar dalam acara pelepasan, meminta para atlet menjaga semangat juang, keberanian, serta sportivitas selama bertanding.
“Ini ajang pembuktian untuk membawa nama harum Bumi Intanpari. Bertandinglah dengan gigih, berani, dan junjung tinggi sportivitas. Berikan hasil terbaik dan pulanglah sebagai pemenang. Bismillah, Karanganyar juara,” tegas Rober.
Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, turut menyampaikan apresiasi kepada KONI, pelatih, ofisial, dan orang tua yang selama ini mendukung perkembangan atlet. Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, kedisiplinan, serta dukungan berbagai pihak.
Pemkab berharap capaian di Porprov kali ini menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas olahraga Karanganyar sekaligus membuka peluang bagi atlet daerah menembus kompetisi tingkat nasional.
Pada Porprov Jateng XVII 2026, Karanganyar meloloskan atlet dari 38 cabang olahraga. Persaingan akan berlangsung di sejumlah wilayah tuan rumah, dengan sebaran lokasi pertandingan mencakup kawasan Semarang Raya, Kendal, Demak, Salatiga, Blora, hingga Kota Surakarta.
Sebanyak 38 cabang olahraga yang diikuti meliputi aeromodelling, akuatik, anggar, angkat besi, angkat berat, atletik, balap sepeda, balap motor, binaraga, basket, voli, bulu tangkis, catur, dancesport, esport, gantole, gimnastik, karate, ju-jitsu, menembak, panahan, sambo, sepak bola, sepak takraw, gulat, panjat tebing, petanque, taekwondo, paralayang, sepatu roda, tarung derajat, woodball, wushu, tinju, pencak silat, biliar, rugbi, dan tenis meja.
Dengan target 85 medali dari tiga kategori, perjuangan kontingen Karanganyar kini memasuki tahap pembuktian. Konsistensi performa, kesiapan mental, dan kemampuan memanfaatkan peluang bakal menjadi penentu apakah target yang dipatok mampu diwujudkan di arena Porprov Jateng 2026. (Hds/K2)












