Kabar Karanganyar, — Petang di Toko Rumah Matahari Ayu, Karangpandan, Karanganyar, mendadak berubah mencekam. Teriakan minta tolong terdengar dari dalam toko sekitar pukul 18.55 WIB, Rabu (16/9/2026). Seorang penjaga toko bernama Nova diduga menjadi korban penganiayaan dua pria tak dikenal.
Seorang warga sekitar, Yanto, sekitar 35 tahun, mengaku langsung mendengar teriakan tersebut. Suara itu sontak membuat warga sekitar curiga telah terjadi sesuatu di dalam toko.
“Saya mendengar teriakan minta tolong dari dalam toko,” ujar Yanto saat memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, dua pria mengendarai sepeda motor matik datang dari arah timur. Sebelum kejadian, keduanya diduga sempat mengamati kondisi sekitar toko.
Keduanya juga disebut sempat masuk dan berpura-pura melihat-lihat barang. Mereka bahkan sempat memilih-milih sepatu yang dijual di toko tersebut.
Namun, suasana kemudian berubah drastis.
Nova diduga menjadi sasaran penganiayaan. Korban mengalami luka pada bagian kepala dan diduga mengalami patah tulang pada tangan kiri.
Yang membuat kejadian ini semakin menjadi perhatian, sebuah palu ditemukan di lokasi. Alat tersebut diduga berkaitan dengan aksi penganiayaan yang menimpa korban.
“Setelah kejadian, ditemukan palu di lokasi,” kata Yanto.
Dua pelaku kemudian diduga buru-buru meninggalkan toko menggunakan sepeda motor. Mereka disebut melarikan diri ke arah barat, menuju Karanganyar Kota.
“Mereka melarikan diri ke arah barat, ke arah Karanganyar,” ujar Yanto.
Namun, tidak ada motor maupun telepon seluler korban yang dibawa kabur. Ponsel milik pekerja masih berada di lokasi. Sepeda motor korban juga tetap berada di tempat.
“HP-nya masih ada, motornya juga masih ada,” ungkap Yanto.
Fakta tersebut membuat dugaan motif aksi tersebut belum sepenuhnya terungkap. Apakah penganiayaan itu berkaitan dengan upaya pencurian atau ada motif lain, masih menjadi bagian dari penyelidikan polisi.
Petugas Polsek Karangpandan bersama Polres Karanganyar kini bergerak mengungkap identitas kedua pria tersebut. Keterangan saksi dan sejumlah petunjuk di lokasi kejadian tengah didalami untuk merekonstruksi kejadian yang berlangsung menjelang malam itu.
Hingga berita ini ditulis, identitas pelaku belum diketahui. Polisi juga masih mendalami motif serta memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan penjaga Toko Rumah Matahari Ayu tersebut mengalami luka di kepala dan tangan.
Teriakan minta tolong, palu yang tertinggal di lokasi, serta jejak pelarian dua pria menjadi bagian penting dalam penyelidikan kasus ini. (Hds/K2)












