Kabar Karanganyar, – Nasib nahas dialami seorang pelatih olahraga penyandang disabilitas yang menjadi korban pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Saat korban mengurus paspor di Kantor Imigrasi Surakarta, mobil Toyota Innova Zenix miliknya yang diparkir di sekitar lapangan sepak bola Blulukan, Colomadu, Karanganyar.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu (9/10/2026) siang bolong, dengan modus operandi pecah kaca mobil korban, pelaku tindak kejahatan tersebut berhasil menggondol harta korban yang berada di dalam mobil saat terparkir.
Akibat kejadian tersebut, uang tunai sekitar Rp60 juta, sebuah MacBook, serta dua Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dilaporkan hilang. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Korban diketahui bernama Porwo Adisa (PA), 38, warga Gondangrawe, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Ia merupakan pelatih olahraga bagi penyandang disabilitas.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Srikadiyono, membenarkan peristiwa pencurian tersebut. Polisi telah menerima laporan dan kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
“Sudah ada laporan dan ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap pelakunya,” kata Wikan saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2026).
Berdasarkan keterangan yang disampaikan polisi, pelaku diduga menyasar barang berharga yang berada di dalam mobil korban. Kaca mobil dipecahkan, kemudian pelaku mengambil sejumlah barang yang tersimpan di dalamnya.
Uang tunai sekitar Rp60 juta menjadi salah satu barang yang dilaporkan hilang. Selain itu, pelaku juga membawa sebuah MacBook dan dua STNK. Total kerugian akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp80 juta.
Wikan mengatakan, tim di lapangan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Polisi juga masih mendalami kejadian tersebut, termasuk menelusuri petunjuk yang dapat membantu proses pengungkapan kasus.
“Ini masih dalam penyelidikan tim lapangan,” ujarnya.
Polisi masih lakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian luncurkan dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum polres Karanganyar tersebut.
Sampai saat ini identitas dan motiv pelaku masih dalam penyelidikan, sebelum kejadian di colomadu tersebut polres Karanganyar pernah juga hadapi kasus dengan modus operansi serupa di wilayah polsek Karanganyar pada bulan September kemarin. (Hds/K2)












