Kabar Karanganyar, – Miris, seorang kakek yang hidup dengan kondisi stroke meninggal dunia setelah rumahnya terbakar di Desa Petung, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Rabu (21/10/2026). Nahas, saat kobaran api membesar, korban tengah sendirian di dalam rumah, sementara keluarganya menggelar tahlilan 1.000 hari meninggalnya sang ibu di rumah bagian bawah.
Menurut keterangan yang dihimpun Kakek apes penderitaan stroke tersebut diketahui bernama Kasno diperkirakan berumur sekitar 65 th warga Bajang Kulon Rt 06 Rw 03, Petung, Jatiyoso, Karanganyar. Sementara kejadian kebakaran tersebut terjadi pada pukul 20.30.
Camat Jatiyoso, Mahfud Azis Arifin, menuturkan, kebakaran diketahui ketika keluarga dan warga yang sedang mengikuti tahlilan menyadari adanya sesuatu yang terjadi di rumah bagian atas. Saat diperiksa, api ternyata sudah membesar hingga menjilat-jilat bangunan.
Warga sempat berupaya mengetahui kondisi rumah, tetapi kobaran api telanjur membesar sehingga sulit dikendalikan. Di dalam rumah tersebut, korban yang mengalami stroke tidak mampu menyelamatkan diri.
“Begitu naik, ternyata rumahnya sudah terbakar. Apinya sudah besar dan warga tidak mampu memadamkan karena telanjur membesar,” demikian keterangan yang disampaikan Mahfud berdasarkan informasi awal yang diterimanya.
Korban akhirnya meninggal dunia di dalam rumah yang terbakar. Kondisinya yang mengalami stroke diduga membuat korban kesulitan menyelamatkan diri ketika api mulai melalap bangunan.
Hingga Rabu malam, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. Evakuasi jenazah belum dapat dilakukan sambil menunggu proses pendinginan serta kedatangan kantong jenazah dari BPBD.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum teridentifikasi. Pihak Kecamatan Jatiyoso masih menunggu laporan lebih lengkap dari petugas di lapangan untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian tersebut.
Peristiwa ini menyisakan duka, terutama karena korban berada dalam kondisi rentan dan tidak dapat menyelamatkan diri ketika kobaran api membesar di rumahnya. (Hds/K2)












