Kabar Karanganyar, – Turnamen sepak bola Bupati Cup I Solo Raya sukses digelar di Lapangan Bola Gor Raden Mas Said, Minggu (26/7/2026). Ajang yang diprakarsai Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama pecinta sepakbola bola Karanganyar itu tidak hanya menjadi panggung pembinaan atlet sepak bola lokal, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha mikro di sekitar lokasi pertandingan.
Antusiasme masyarakat menjadi bukti keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut. Sejak laga final dimulai hingga prosesi penyerahan trofi juara usai, ribuan penonton tetap bertahan memenuhi tribun maupun area sekitar lapangan sepak bola Gor RM. Said. Suasana meriah terus terjaga hingga acara berakhir, menunjukkan tingginya kecintaan masyarakat Karanganyar terhadap olahraga sepak bola.
Bupati Karanganyar H. Rober Christanto mengatakan, Bupati Cup bukan sekadar kompetisi memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi wadah bagi para penghobi dan atlet muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka jalan lahirnya bibit-bibit pesepak bola potensial yang diharapkan mampu memperkuat Persika Karanganyar pada masa mendatang.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Bupati Cup I juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masyarakat. Kebijakan panitia yang menggratiskan tiket masuk terbukti mampu menarik ribuan warga datang ke stadion. Dampaknya, para pedagang UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi pertandingan menikmati peningkatan penjualan secara signifikan. Banyak pedagang mengaku dagangannya ludes terjual sebelum rangkaian acara benar-benar berakhir.
“Olahraga mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat. Ketika masyarakat datang berbondong-bondong menyaksikan pertandingan, para pedagang kecil ikut merasakan manfaatnya. Inilah yang ingin terus kami dorong melalui berbagai event daerah,” kata Rober.
Ketua ASKAB PSSI Karanganyar, Rinto Subekti, menegaskan keberhasilan Bupati Cup I menjadi bukti bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi yang rutin digelar akan menjadi ruang bagi pemain-pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga proses pencarian bibit unggul tidak hanya bergantung pada seleksi, tetapi juga melalui kompetisi yang sehat dan kompetitif.
Rinto menilai turnamen ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik. Selain mempererat silaturahmi antarwarga dan klub sepak bola di Solo Raya, kehadiran ribuan penonton juga memberikan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM di sekitar stadion.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh Bupati Karanganyar terhadap pembinaan sepak bola. Turnamen seperti ini harus terus berlanjut karena manfaatnya sangat luas, bukan hanya melahirkan pemain-pemain potensial untuk Persika Karanganyar, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat dan memperkuat kebersamaan melalui olahraga,” ujar Rinto.
Sementara itu, Koordinator Penyelenggara Bupati Cup I Bobi Aditia Putra, menyebut tingginya animo masyarakat menjadi modal besar untuk mengembangkan turnamen ini pada tahun-tahun mendatang. Ribuan penonton yang tetap bertahan hingga prosesi penyerahan trofi menjadi gambaran bahwa masyarakat Karanganyar sangat merindukan kompetisi sepak bola yang berkualitas dan berkesinambungan.
Melihat sukses penyelenggaraan perdana tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama ASKAB PSSI berkomitmen menjadikan Bupati Cup sebagai agenda rutin tahunan. Harapannya, kompetisi ini tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga terus menghadirkan multiplier effect bagi sektor ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, sekaligus mengembalikan kejayaan atmosfer sepak bola di Bumi Intanpari. (Hds/K2)












