Kabar Karanganyar, – Tangis keluarga di Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, segera pecah. Jenazah Aldo Nurahmansyah, 19, dipastikan pulang ke rumah keluarganya pada Rabu (23/9/2026), untuk terakhir kalinya sebelum dikebumikan di tempat peristirahatan terakhir.
Aldo menjadi satu-satunya dari tiga pemuda asal Ngringo yang hingga kini telah dipastikan identitasnya setelah menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Kepulangan Aldo sekaligus menyisakan kepedihan lain bagi keluarga dan warga Ngringo. Dua teman kecil Aldo yang berangkat bersama menuju Banjarmasin untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit, yakni Ahda Dhiyaurohman, 19, dan Jevon Joechelin Jotham, 19, hingga kini belum dipastikan nasib dan keberadaannya.
Ketiganya bahkan merupakan warga yang tinggal bertetangga dalam satu kompleks perumahan di Ngringo. Mereka berangkat bersama dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan harapan mendapatkan pekerjaan. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi tragedi setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.
Di rumah duka Aldo di Jl. Anggrek IV, Ngringo, keluarga dan warga sejak Rabu pagi mulai menyiapkan segala keperluan untuk menyambut kedatangan jenazah.
Bayan Karangrejo, Desa Ngringo, Suji Wibowo mengatakan warga memasang kajang dan menata tempat duduk bagi para pelayat sembari menunggu jenazah tiba.
“Pasang kajang sama penataan tempat duduk buat para pelayat, Mbak. Sambil menunggu jenazah,” kata Suji kepada Espos, Rabu (23/9/2026) pagi.
Jenazah Aldo dijadwalkan diterbangkan dari Banjarmasin menuju Semarang pada Rabu pagi. Setibanya di Semarang, jenazah kemudian akan dibawa melalui jalur darat menuju rumah duka di Ngringo.
“Dari Banjarmasin turun Semarang, Mbak,” ujarnya.
Dari rumah duka, jenazah Aldo rencananya akan dibawa menuju Astana Untoroloyo, Pucangsawit, Solo. Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Rabu sore sekitar pukul 15.00 WIB.
“Insyaallah pemakaman jam 3 sore di Astana Untoroloyo, Pucangsawit, Solo,” kata Suji.
Kabar kepastian identitas Aldo diterima keluarga pada Selasa (22/9/2026) setelah pihak RS Bhayangkara memastikan jenazah yang ditemukan dalam proses evakuasi merupakan Aldo.
Sebelumnya, tim penyelam menemukan empat jenazah yang terjebak di dalam bangkai KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (20/9/2026). Proses identifikasi kemudian dilakukan untuk memastikan identitas masing-masing korban.
Keluarga Aldo sebelumnya juga sempat mencocokkan sejumlah barang yang ditemukan bersama salah satu jenazah, termasuk jam tangan dan pakaian yang dikenakan korban.
Kini, satu per satu persiapan pemakaman Aldo dilakukan di kampung halamannya. Rumah yang biasanya menjadi tempat berkumpul keluarga itu kembali dipenuhi warga, tetapi kali ini untuk menyambut kepulangan Aldo dalam suasana duka.
Aldo akhirnya dipastikan kembali kepada keluarganya. Namun, kepulangan itu juga menjadi pengingat bahwa dua teman kecilnya, Ahda dan Jevon, yang berangkat bersama dan tinggal bertetangga di Ngringo, hingga kini masih menyisakan tanda tanya tentang nasib serta keberadaan mereka. (Hds/K2)












