S44ODARA.co Kesampingkan Profesionalitas Vendor, Turunkan Alat Berat Demi Panggilan Jiwa Kemanusiaan di Longsor Kedawung Jumapolo

file 0000000057087208bb399134e366731d
Turunkan Alat berat ke lokasi Longsor di Jumapolo S44ODARA.CO kesampingkan profesionalitas vendor persewaan alat berat, pentingkan jiwa kemanusiaan

Kabar Karanganyar, – Di tengah deru hujan dan ancaman longsor susulan, S44ODARA.co, perusahaan persewaan alat berat di Karanganyar, memilih mengesampingkan hitung-hitungan profesionalitas vendor proyek. Demi panggilan jiwa kemanusiaan, alat berat milik usaha yang dirintis anggota Polres Karanganyar, Bagus Setiyanto, langsung diterjunkan membantu penanganan bencana tanah longsor di Desa Kedawung, Kecamatan Jumapolo.

Bagi Bagus, keputusan itu bukan soal kontrak, komisi, ataupun besaran fee proyek. Ketika kabar akses jalan antar-dusun tertutup material longsor dan mengisolir warga sampai kepadanya, ia tak berpikir panjang. Sebagai anggota Polri sekaligus putra daerah Karanganyar, ia merasa terpanggil untuk hadir.

“Saya tidak memikirkan berapa bayaran atau fee pekerjaan ini. Ini bagian dari pengabdian saya sebagai anggota polisi dan sebagai orang Karanganyar,” ungkapnya dengan nada lirih.

Namun di balik keteguhan itu, ada beban kemanusiaan lain yang juga ia pikirkan. Operator alat berat yang bekerja bersamanya memiliki keluarga yang menanti di rumah. Ada bahan bakar yang terus terpakai, ada biaya operasional yang tidak kecil. Di antara idealisme pengabdian dan realitas tanggung jawab, Bagus memilih tetap melangkah.

“Yang terpenting warga bisa segera terbantu. Soal lainnya, insyaallah bisa kita pikirkan kemudian,” tambahnya.

Akses jalan penghubung antar-Dusun di Desa Kedawung, Kecamatan Jumapolo, yang sempat tertutup total oleh material longsor akhirnya kembali bisa dilalui pada Minggu (22/2/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, aparat kepolisian bersama relawan dan masyarakat bahu-membahu membersihkan tanah yang menimbun badan jalan.

Kerja bakti dipimpin langsung Kapolsek Jumapolo, AKP Sulaiman. Personel Polres Karanganyar, anggota Sat Samapta, relawan BPBD Karanganyar, serta warga Desa Kedawung terlibat dalam upaya tersebut. Dua titik utama menjadi fokus penanganan, yakni jalan penghubung Dusun Ngelo–Dusun Babatan dan area permukiman di Dusun Ngelo.

Material longsor dibersihkan secara manual dan dengan dukungan alat berat dari S44ODARA.CO. Prosesnya tidak mudah. Tanah yang masih labil membuat petugas harus ekstra waspada. Keringat bercampur lumpur, lelah bercampur harap. Warga yang sebelumnya terisolir akhirnya bisa melihat kembali akses desanya terbuka perlahan.

Selain pembersihan jalan, petugas juga berkoordinasi dengan PLN Karanganyar untuk memulihkan jaringan listrik yang sempat terputus. Rambu-rambu peringatan dipasang di titik rawan longsor, sementara masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi longsor susulan masih ada.

“Alhamdulillah akses jalan sudah bisa dilewati, namun tetap kami imbau masyarakat berhati-hati. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk langkah lanjutan,” ujar AKP Sulaiman.

Hingga pukul 14.00 WIB, pembersihan dinyatakan selesai. Jalan kembali terbuka, aktivitas warga perlahan pulih, meski dengan kewaspadaan ekstra.

Di balik terbukanya kembali akses Kedawung, ada kisah tentang kepedulian yang melampaui kalkulasi bisnis. Tentang seorang anggota polisi founder S44ODARA.CO yang memilih menomorduakan profesionalitas vendor proyek demi panggilan jiwa kemanusiaan. Di saat bencana datang tanpa permisi, solidaritas dan gotong royonglah yang menjadi cahaya bagi warga Karanganyar. (Hds/K2)