Umum  

UIN RM Said Resmi Berdiri di Karanganyar, Siap Bangun Peradaban Baru di Bumi Intanpari

IMG 20260508 185659
Bupati Karanganyar Rober Christanto laksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kampus III UIN RM Said Surakarta Di Lingkungan Lalung, Karanganyar

Kabar Karanganyar, — Kampus III UIN RM Said Surakarta resmi mulai dibangun di Kabupaten Karanganyar. Peletakan batu pertama pembangunan gedung pendidikan tersebut dilakukan di wilayah Lalung, Karanganyar, Jumat (8/5/2026), sebagai penanda dimulainya pengembangan pusat pendidikan tinggi baru di Bumi Intanpari.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., menegaskan bahwa keberadaan Kampus III di Karanganyar bukan sekadar pembangunan fisik kampus, namun menjadi langkah strategis untuk membangun peradaban baru melalui pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

“Kami siap membangun peradaban baru di Bumi Intanpari. Kehadiran Kampus III UIN RM Said Surakarta ini diharapkan mampu membawa Kabupaten Karanganyar semakin maju melalui penguatan sumber daya manusia, pendidikan, dan pengembangan keilmuan,” ujar Toto Suharto dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., jajaran civitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap pembangunan kampus baru tersebut. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan daerah, baik dari sisi pendidikan maupun ekonomi masyarakat sekitar.

“Pembangunan Kampus III UIN sangat bermanfaat. Karanganyar akan semakin kuat dengan kehadiran UIN. Masyarakat sekitar juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi melalui penyediaan tempat kos, warung, maupun toko,” katanya.

Rober menilai hadirnya Kampus III UIN RM Said Surakarta akan menjadi magnet baru pertumbuhan kawasan di Karanganyar. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, pembangunan kampus juga diyakini mampu membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Ia berharap para akademisi dan civitas kampus nantinya dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai inovasi, riset, dan program pemberdayaan masyarakat.

Pembangunan Kampus III UIN Raden Mas Said Surakarta sendiri berdiri di atas lahan hibah seluas 9,8 hektare dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Lahan tersebut disebut menjadi salah satu kawasan pengembangan kampus terbesar di lingkungan UIN se-Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang telah menghibahkan tanah seluas 9,8 hektare. Ini merupakan lahan terbesar dibandingkan kampus UIN lainnya,” ungkap Rektor UIN RM Said Surakarta.

Dengan dimulainya pembangunan Kampus III tersebut, Karanganyar kini semakin mengukuhkan diri sebagai kawasan pendidikan baru di wilayah Solo Raya.

Kehadiran UIN RM Said Surakarta diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan nilai keislaman, serta pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah. (Hds/K2)