Kabar Karanganyar, – Operasi pencarian terhadap seorang pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, memasuki hari ke-8 pada Senin (26/1/2026). Pencarian hari ini merupakan hari pertama dari perpanjangan operasi SAR tambahan selama tiga hari ke depan, setelah tujuh hari pencarian sebelumnya belum membuahkan hasil, Survivor Yasid Ahmad Firdaus pendaki asal Colomadu belum juga ditemukan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan bahwa sebelum pencarian dilanjutkan, ratusan relawan dan masyarakat mengawali kegiatan dengan melaksanakan sholat istianah. Sholat tersebut diprakarsai oleh Jamaah Muslim Gondosuli Peduli sebagai bentuk ikhtiar batin memohon pertolongan kepada Allah SWT agar pencarian segera membuahkan hasil.
“Untuk hari ke-8 ini, kegiatan diawali dengan sholat istianah. Jumlah jamaah yang mengikuti kurang lebih sekitar 300 orang. Setelah sholat, dilanjutkan dengan tausiyah singkat, kemudian tim kembali melaksanakan pendakian untuk pencarian,” ujar Hendro.
Dalam operasi pencarian hari ke-8 ini, tim gabungan kembali diterjunkan yang terdiri dari BPBD Karanganyar, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat lokal. Pencarian difokuskan pada titik-titik yang sebelumnya dicurigai memiliki tanda-tanda keberadaan survivor.
Hendro menjelaskan, selama tujuh hari pencarian sebelumnya, tim sempat menemukan beberapa indikasi seperti bau menyengat dan barang-barang yang diduga berkaitan dengan korban. Namun hingga hari ketujuh, hasil pencarian masih nihil.
“Lokasi-lokasi yang kemarin dicurigai itu kembali disusuri lagi hari ini oleh teman-teman relawan di lapangan. Sampai laporan pagi ini, belum ada perkembangan signifikan,” jelasnya.
Operasi SAR tambahan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan. Tim berharap, dengan upaya maksimal yang dilakukan secara fisik maupun spiritual, pendaki yang dilaporkan hilang sejak 17 Januari 2026 tersebut dapat segera ditemukan. (Hds/K2)












