DAERAH  

Muhadjir Effendy Minta UMUKA Perkuat Dosen S3 dan Layanan

IMG 20260923 WA0200
Muhajir Effendy berikan dorongan untuk UMUKA Karanganyar untuk menambah dosen bergelar S3 dan berikan layanan yang terbaik.

Kabar Karanganyar, – Perkembangan Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) mendapat sorotan positif dari Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Haji, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendy, M.A.P. Saat berkunjung ke kampus tersebut, Rabu (23/9/2026), Muhadjir tak hanya mengapresiasi pertumbuhan jumlah mahasiswa, tetapi juga mendorong UMUKA memperkuat kualitas dosen dan pelayanan kepada mahasiswa.

Menurut Muhadjir, salah satu pekerjaan penting yang harus terus dikebut UMUKA adalah memperbanyak dosen yang menyelesaikan pendidikan hingga jenjang doktor atau S3. Penguatan kualitas sumber daya manusia pengajar dinilai menjadi fondasi penting agar pertumbuhan jumlah mahasiswa UMUKA diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan dan layanan akademik.

Muhadjir bahkan membuka peluang dukungan melalui rekomendasi beasiswa untuk dosen UMUKA yang hendak melanjutkan studi. Di antaranya melalui Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) maupun skema beasiswa yang berkaitan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

“Yang paling penting sekarang adalah SDM-nya. Dosen-dosen muda ini harus didorong untuk segera S3. Kalau kualitas dosennya semakin kuat, tentu layanan dan kualitas pendidikan kepada mahasiswa juga akan semakin baik,” ujar Muhadjir.

Penasihat Khusus Presiden sekaligus Komisaris Utama BSI itu juga mengingatkan jajaran UMUKA agar tidak menganggap pelayanan mahasiswa sebagai persoalan sekunder. Menurut dia, pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan justru dapat menjadi promosi paling efektif bagi sebuah perguruan tinggi.

“Layani mahasiswa sebaik mungkin, jangan menyakiti atau mengecewakan orang tua. Iklan paling murah itu pelayanan yang memunculkan kepercayaan atau trust,” tegasnya.

Pesan tersebut disampaikan Muhadjir setelah melihat perkembangan UMUKA yang menurutnya jauh melampaui ekspektasi ketika perguruan tinggi tersebut baru dirintis.

Saat ini UMUKA telah memiliki sekitar 1.740 mahasiswa aktif. Angka tersebut dinilai menjadi modal kuat bagi kampus yang baru berusia sekitar empat tahun.

“Ini di luar ekspektasi saya. Dulu saya bayangkan paling tidak jadi, atau seandainya jadi tidak secepat ini. Angka seribu tujuh ratusan mahasiswa itu modal yang cukup tinggi, yang penting ajeg dan konsisten,” katanya.

UMUKA masuk Kategori Favorit, Penerimaan Mahasiswa baru Kali Ini Meningkat

Rektor UMUKA Muh Samsuri menjelaskan, pertumbuhan mahasiswa UMUKA hingga tahun akademik 2026/2027 masih menunjukkan tren positif. Tahun ini, sebanyak 653 mahasiswa baru berhasil direkrut.

 

Capaian tersebut menjadi menarik karena terjadi ketika tren penerimaan mahasiswa baru di sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di kawasan Solo Raya justru mengalami penurunan.

“Alhamdulillah UMUKA tidak turun, tapi justru mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Mahasiswa kami saat ini sudah tersebar dari Aceh sampai Papua di 22 provinsi dan 96 kabupaten/kota,” terang Samsuri.

Bahkan, UMUKA kini tidak hanya dihuni mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Kampus tersebut juga telah menerima mahasiswa asing dari Yaman dan Timor Leste.

Dari sisi penguatan dosen, Samsuri menyebut UMUKA saat ini memiliki 139 dosen yang sebagian besar merupakan tenaga muda. Dari jumlah tersebut, 23 dosen telah dikirim untuk menempuh pendidikan S3 di sejumlah perguruan tinggi melalui skema beasiswa LPDP maupun beasiswa internal.

Program tersebut akan terus didorong agar kualitas tenaga pengajar UMUKA semakin kuat seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa.

“Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami untuk terus meningkatkan kualitas SDM dosen. Karena semakin besar UMUKA, tentu tanggung jawab kami memberikan layanan pendidikan yang berkualitas juga semakin besar,” kata Samsuri.

Selain penguatan SDM, UMUKA juga tengah menyiapkan pengembangan sarana dan prasarana kampus. Salah satunya melalui penjajakan kemitraan dengan BSI untuk melanjutkan pembangunan gedung kampus terpadu yang direncanakan mencapai delapan lantai.

Pertumbuhan jumlah mahasiswa, penguatan dosen melalui pendidikan S3, serta peningkatan kualitas pelayanan menjadi tiga pekerjaan yang kini berjalan beriringan. Bagi UMUKA, pertumbuhan tidak cukup hanya diukur dari jumlah mahasiswa, tetapi juga dari seberapa besar kepercayaan yang berhasil dibangun mahasiswa dan orang tua terhadap kampus tersebut. (Hds/K2)