Kabar Karanganyar, — Memperingati HUT TNI ke-81 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-76, Kodim 0727/Karanganyar bersama Lanud Adi Soemarmo menggelorakan gerakan menanam sejuta pohon. Bukan sekadar seremoni, aksi penghijauan di kawasan Waduk Delingan ini menjadi bentuk integritas TNI Manunggal dengan Rakyat sekaligus dedikasi patriotik untuk merawat dan menjaga bumi Pertiwi.
Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan mengatakan gerakan penanaman sejuta pohon merupakan bagian dari kegiatan teritorial TNI untuk memperkuat kemanunggalan dengan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Dhanang, Waduk Delingan dipilih sebagai salah satu lokasi penghijauan karena memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam menopang sektor pertanian dan perkebunan.
“Harapannya dengan penanaman pohon ini kita bisa menjaga lingkungan, mengantisipasi banjir dan juga mengurangi pendangkalan waduk. Waduk Delingan ini memiliki fungsi strategis bagi masyarakat, terutama untuk irigasi pertanian dan perkebunan,” kata Dhanang.
Ia menegaskan, gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan menanam. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dalam kegiatan tersebut, Lanud Adi Soemarmo turut menyumbangkan sebanyak 500 bibit pohon. Jenis tanaman yang ditanam cukup beragam, mulai dari pohon buah, petai hingga tanaman keras.
Dhanang menyebut kolaborasi lintas satuan dan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam gerakan penghijauan tersebut.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi antara TNI AD dengan Lanud Adi Soemarmo dan masyarakat. Harapannya kegiatan ini bukan hanya menjadi seremoni, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kolonel Lek Amrico, Kadister Lanud Adi Soemarmo yang mewakili Komandan Lanud Adi Soemarmo, menegaskan bahwa penanaman sejuta pohon merupakan bagian dari upaya TNI membangun kepedulian lingkungan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Menurut Amrico, keberadaan lingkungan yang sehat menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam.
“Penanaman sejuta pohon ini merupakan salah satu bentuk kegiatan teritorial dalam rangka memperingati HUT TNI. Tujuannya untuk mewujudkan integritas dan kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” ujar Amrico.
Ia mengatakan, upaya menjaga lingkungan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah maupun aparat. Masyarakat harus ikut mengambil bagian karena dampak kerusakan lingkungan pada akhirnya akan dirasakan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Dengan ekosistem yang sehat, kita bersama-sama dapat memitigasi potensi bencana alam yang mungkin terjadi,” katanya.
Semangat penghijauan tersebut juga mendapat dukungan Bupati Karanganyar Rober Christanto. Ia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial atau sekadar momentum untuk berfoto bersama.
“Ini bukan sekadar seremonial foto. Ini adalah upaya nyata untuk memperbaiki ekosistem dan memberikan harapan bagi lingkungan,” tegas Rober.
Bagi Rober, pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi generasi mendatang. Apa yang dilakukan saat ini menjadi bentuk dedikasi untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada anak cucu.
Karena itu, gerakan menanam sejuta pohon tersebut dimaknai sebagai bagian dari pengabdian dan kecintaan terhadap tanah air. Patriotisme tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap tanah, air dan lingkungan.
Kegiatan di kawasan Waduk Delingan itu diikuti jajaran Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, DPRD, Kejaksaan, Pengadilan, jajaran TNI dan Polri, BAZNAS, relawan, Senkom serta masyarakat.
Rangkaian peringatan HUT TNI juga diisi kegiatan bakti sosial, pasar murah, perlombaan olahraga seperti pencak silat hingga fun run.
Dari Waduk Delingan, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diwujudkan dalam aksi nyata. Sebab menjaga Indonesia bukan hanya tentang mempertahankan wilayah, tetapi juga memastikan tanah, air dan lingkungan tetap lestari.
Menanam pohon adalah menanam harapan. Merawatnya adalah bentuk pengabdian. Dan ketika TNI bersama rakyat bergerak menjaga bumi, di situlah patriotisme menemukan bentuknya yang nyata. (HDS/K2)












