Resmi Dikukuhkan, PKB Karanganyar Bidik Lumbung Suara Gen Z dan Perkuat Soliditas Partai

IMG 20261018 WA0141
Jajaran pengurus baru PKB Karanganyar resmi di kukuhkan.

Kabar Karanganyar, — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Karanganyar mulai memanaskan mesin politik untuk memperkuat basis dukungan pada pemilu mendatang. Usai resmi dikukuhkan untuk periode 2026–2031, DPC PKB Karanganyar membidik generasi Z (Gen Z) sebagai salah satu lumbung suara potensial, sekaligus memperkuat soliditas internal dan memantapkan kerja-kerja partai yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua DPC PKB Karanganyar, Mukhafi Fadli, menegaskan kepengurusan baru bertekad menjadikan PKB sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan daerah, bukan justru menjadi sumber masalah. Konsolidasi internal menjadi pijakan untuk memperkuat peran partai dalam mendampingi masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan partai politik lain.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah sepakat bulat. Kita solid dan ingin betul-betul mewarnai Karanganyar. Jangan sampai partai menjadi bagian dari problem. Kita berharap partai menjadi bagian dari solusi,” tegas Mukhafi.

Menurutnya, soliditas partai harus diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Terlebih, Karanganyar tengah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk bencana yang membutuhkan kepedulian dan kerja bersama berbagai elemen.

PKB, lanjut Mukhafi, ingin memperkuat peran advokasi agar masyarakat memperoleh pendampingan dalam menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Upaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret sekaligus mendukung pembangunan Karanganyar yang lebih baik.

“Kita akan bekerja sama dengan partai politik di Karanganyar untuk terus menjaga ritme persatuan dan kesatuan. PKB berharap bisa mendampingi masyarakat, membantu menyelesaikan problem, dan menghadirkan solusi terbaik,” ujarnya.

Gen Z Jadi Bidikan, Kaderisasi Diperkuat

Selain konsolidasi internal, PKB Karanganyar mulai menyiapkan strategi regenerasi politik dengan memberikan ruang lebih besar kepada kalangan muda. Mukhafi menyebut penguatan kaderisasi menjadi kebutuhan penting untuk menjaga keberlangsungan partai dalam jangka panjang.

Sebagai partai yang berada di kelompok menengah, PKB dituntut bekerja lebih keras untuk memperkuat posisi politiknya. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong keterlibatan generasi muda dalam struktur kepengurusan, termasuk di tingkat pimpinan anak cabang (PAC).

“Kita memang sedang berupaya keras. Pengurus kita, PAC kita, wajib berumur 35 tahun. Orientasinya adalah keberlangsungan partai, tentu dengan semangat kaderisasi,” ungkapnya.

Menurut Mukhafi, generasi Z tidak boleh bersikap apriori atau antipati terhadap politik. Sebaliknya, anak-anak muda perlu diberi ruang untuk terlibat, menyampaikan gagasan, dan mengambil bagian dalam proses pembangunan daerah.

Langkah tersebut sekaligus menjadi investasi politik jangka panjang mengingat generasi muda akan menjadi kelompok pemilih penting dalam kontestasi mendatang. Dengan memberi ruang kepada kader muda, PKB berharap mampu membangun kedekatan dengan pemilih generasi baru sekaligus menjaga kesinambungan organisasi.

Tak hanya menyasar tingkat kabupaten dan kecamatan, DPC PKB Karanganyar juga menargetkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

Mukhafi menyebut konsolidasi kepengurusan terus berjalan dan ditargetkan menjangkau seluruh wilayah Karanganyar pada tahun ini. Penguatan struktur hingga akar rumput dinilai penting untuk memastikan program partai benar-benar bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat.

Dukung Program Bupati, Meski Pernah Berbeda Posisi

Dalam konteks pemerintahan daerah, Mukhafi juga menegaskan kesiapan PKB mendukung program kerja Bupati Karanganyar Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana.

Ia menyatakan perbedaan posisi politik pada masa sebelumnya tidak menjadi penghalang bagi PKB untuk membangun kerja sama demi kepentingan masyarakat. Menurutnya, dukungan terhadap program pemerintah merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong pembangunan daerah.

“Siapa pun pemimpinnya, memang harus kita dukung. Apalagi kita melihat kerja-kerja beliau juga maksimal. Meskipun kemarin kami berada dalam posisi yang berbeda, hari ini kita sudah mendeklarasikan untuk mendukung kerja-kerja kolektif bupati dan wakil bupati,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Syarif Abdillah, berharap pengukuhan kepengurusan DPC PKB Karanganyar tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Soliditas organisasi harus berbuah pada peningkatan kinerja partai dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Menanggapi dinamika internal yang sempat terjadi, Syarif menekankan pentingnya membangun komunikasi antarpengurus melalui silaturahmi dan koordinasi secara rutin.

Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik. Namun, komunikasi yang terbuka menjadi kunci untuk menjaga kebersamaan dan mencegah perbedaan berkembang menjadi persoalan berkepanjangan.

“Di kami ada istilah silaturahmi. Kita akan bersilaturahmi dan berkoordinasi antarpengurus. Dengan sering berdiskusi dan ngobrol, insyaallah soliditas akan terbentuk karena sumber soliditas adalah komunikasi,” jelasnya.

Adhe Eliana Ingatkan Pentingnya Kerukunan

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menyambut positif pengukuhan kepengurusan baru PKB yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Ia mengibaratkan dinamika politik seperti kehidupan rumah tangga yang tidak selalu lepas dari persoalan, tetapi harus tetap mengutamakan kerukunan.

“Kita diibaratkan hidup di rumah tangga. Kadang ada sedikit masalah, tetapi ada saatnya kita harus rukun dan bersama-sama berjuang demi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” ungkap Adhe.

Adhe juga mengingatkan pentingnya kebijaksanaan masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan media sosial.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan secara positif tanpa mengabaikan empati, perasaan, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun narasi digital yang menyesatkan.

“AI memang berkembang sangat pesat dan bisa mengembangkan banyak hal, tetapi AI tidak memiliki empati dan perasaan. Jangan sampai kita terintimidasi oleh pikiran yang terpengaruh oleh hal tersebut. Mari kita jaga kerukunan dan gotong royong,” tegasnya.

Pengukuhan pengurus DPC PKB Karanganyar periode 2026–2031 tersebut juga dirangkai dengan penyampaian orientasi politik, penguatan struktur organisasi hingga tingkat ranting, serta Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) untuk merumuskan program kerja lima tahun ke depan.

Dengan kepengurusan baru, PKB Karanganyar menghadapi pekerjaan ganda: memperkuat mesin organisasi hingga akar rumput dan membangun kedekatan dengan pemilih muda. Konsolidasi internal, kaderisasi Gen Z, serta penguatan peran advokasi masyarakat menjadi modal yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing politik partai sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga Karanganyar. (Hds/K2)