Kabar Karanganyar, – Artificial Intelligence (AI) semakin lekat dengan kehidupan pelajar. Bukan hanya untuk mencari informasi dan membantu mengerjakan tugas, teknologi ini juga mulai digunakan untuk membuat berbagai konten kreatif.
Melihat perkembangan tersebut, Polres Karanganyar menggandeng Senopati Academy untuk membekali pelajar agar tidak sekadar bisa menggunakan AI, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya secara aman, cerdas dan bertanggung jawab.
Pelatihan Artificial Intelligence digelar di SMK Negeri 2 Karanganyar, Kamis (3/9/2026). Sebanyak 361 pelajar dari 12 kelas mengikuti kegiatan tersebut.
Para siswa mendapatkan materi mulai dari pengenalan AI, cara kerja teknologi kecerdasan buatan, teknik membuat prompt, pengolahan informasi hingga pemanfaatan AI untuk mendukung pembelajaran dan menghasilkan konten kreatif.
Kabag SDM Polres Karanganyar Kompol Hastin Marhadjanti, S.Psi., mengatakan perkembangan teknologi harus dibarengi dengan kemampuan berpikir kritis dan kesadaran terhadap etika digital.
“Kami ingin para pelajar tidak hanya mengenal Artificial Intelligence, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkannya secara positif, produktif, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Hastin.
Menurutnya, AI seharusnya menjadi alat bantu untuk belajar dan mengembangkan kreativitas, bukan sekadar menjadi jalan pintas bagi pelajar.
Hastin juga mengingatkan siswa agar tidak langsung mempercayai seluruh informasi yang dihasilkan AI. Setiap informasi tetap perlu diperiksa dan diverifikasi.
“Pelajar tetap harus berpikir kritis, melakukan verifikasi terhadap informasi, menjaga data pribadi, serta memahami batasan dan etika dalam penggunaannya,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, siswa tidak hanya menerima materi secara teori. Mereka juga langsung mempraktikkan penggunaan AI, termasuk menyusun prompt yang efektif, mengembangkan ide, mengolah informasi dan membuat konten kreatif.
Aspek keamanan digital turut menjadi perhatian. Para siswa diberikan pemahaman mengenai potensi penyalahgunaan AI serta pentingnya menjaga data pribadi ketika menggunakan platform berbasis kecerdasan buatan.
Pelatihan melibatkan Kasubbagkerma Bag Ops Polres Karanganyar AKP Anggoro Wahyu Setia Budhi, S.H., Paursubbagbinkar Bag SDM Ipda Purwanto, S.H., 30 trainer Artificial Intelligence serta dua personel Humas Polres Karanganyar.
Seluruh 361 pelajar peserta pelatihan mendapatkan sertifikat dari Senopati Academy.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti diskusi dan praktik penggunaan AI.
Polres Karanganyar berharap pelatihan tersebut dapat memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan. Sebab, di tengah perkembangan AI yang semakin cepat, pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi.
Mereka perlu menjadi generasi yang mampu menggunakan AI untuk belajar, berkarya dan berinovasi tanpa mengabaikan etika, keamanan serta tanggung jawab. (Hds/K2)












