Kabar Karanganyar, — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-21 tahun 2026 di Kabupaten Karanganyar berlangsung tak biasa. Dalam momentum yang digelar di Kantor Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Senin (9/2/2026), Bupati Karanganyar Rober Christanto justru “bertukar peran” dengan insan pers dan menjajal langsung profesi wartawan.
Bersama Wakil Bupati Karanganyar serta para jurnalis yang hadir, Bupati Rober tampil layaknya pewarta senior. Ia memegang telepon genggam layaknya alat perekam dan melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, terkait situasi keamanan wilayah serta kesiapan Polres menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
“Pak, bagaimana persiapan Polres Karanganyar menjelang bulan Ramadan ini?” tanya Rober Christanto sambil mengacungkan ponselnya ke arah Kapolres, disambut senyum para wartawan yang menyaksikan langsung suasana tersebut.
Menanggapi pertanyaan itu, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menjawab dengan tegas dan lugas. Ia memastikan jajaran Polres Karanganyar akan segera melakukan koordinasi lintas sektor guna menjaga kondusivitas wilayah selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Kami akan segera berkoordinasi untuk mempersiapkan Operasi Ketupat Candi selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri, agar masyarakat Karanganyar dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres.
Suasana peringatan HPN ke-21 tersebut berlangsung cair namun sarat makna. Melalui peran simbolik sebagai wartawan, Bupati Rober ingin menunjukkan kedekatan sekaligus penghargaan terhadap profesi jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, insan pers, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan demi tersampaikannya informasi yang utuh dan berimbang kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh rekan media. Kami berharap sinergi antara media, pemerintah, kepolisian, dan semua pihak terus terjaga, sehingga informasi dan kebijakan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat Karanganyar,” pungkas Rober Christanto.
Peringatan HPN 2026 di Karanganyar ini pun menjadi refleksi bahwa pers bukan sekadar penyampai berita, tetapi mitra penting dalam menjaga demokrasi, keterbukaan informasi, dan kondusivitas daerah. (Hds/K2)












