DAERAH  

BAZNAS Karanganyar Salurkan Zakat untuk Modal 258 UMKM, Dorong Mustahik Mandiri Ekonomi

IMG 20261104 231745
Bupati Karanganyar Rober Christanto memberikan pembinaan kepada Mustahik Dalam acara penyaluran bantuan UMKM BAZNAS Karanganyar.

Kabar Karanganyar, — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada 258 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui bantuan modal tersebut, BAZNAS berharap dana zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga instrument pemberdayaan dan penguatan ekonomi mustahiq agar mampu mencapai kemandirian.

Wakil Ketua BAZNAS Karanganyar, Danang Warsito, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi produktif.

Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan kondisi ekonomi penerima manfaat apabila dikelola dan disalurkan secara tepat.

“Bagaimana dana zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu menjadi instrumen pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Danang.

Ia menegaskan, semangat pemberdayaan yang dibangun BAZNAS bukan sekadar memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat, melainkan membuka peluang bagi mustahiq untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup secara berkelanjutan.

“Bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membangun kemandirian; bukan sekadar meringankan beban, tetapi membuka jalan menuju kesejahteraan,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan UMKM di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Rober mengimbau para pelaku usaha untuk terus menjaga semangat, meningkatkan kualitas produk, serta memperhatikan kebersihan dan higienitas dagangan agar mampu bersaing dan menarik lebih banyak konsumen.

Menurutnya, Pemkab Karanganyar terus berupaya mendorong kemajuan UMKM melalui berbagai kebijakan dan program afirmatif agar pelaku usaha lokal dapat berkembang dan naik kelas.

“Intinya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen penuh mengawal dan memfasilitasi panjenengan semua agar dagangan semakin laris, berkah, dan lancar,” kata Rober.

Ia juga berpesan agar pelaku UMKM tidak mudah menyerah menghadapi dinamika pasar. Bantuan maupun fasilitas yang diberikan pemerintah diharapkan dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat usaha dan meningkatkan daya saing.

“Semangat terus, dorong terus supaya njenengan tambah lancar, tambah pinter, dan kelak bisa menjadi pengusaha yang sukses,” pesannya.

Pemkab Karanganyar juga memberikan perhatian terhadap penguatan rantai pasok dan pemasaran produk lokal. Melalui penataan dan pendampingan yang lebih baik, produk UMKM diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong tumbuhnya usaha produktif yang berkelanjutan.

Dengan demikian, bantuan zakat bagi 258 pelaku UMKM di Karanganyar diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan mustahiq, sekaligus membuka jalan bagi pelaku usaha kecil untuk tumbuh mandiri dan naik kelas. (Hds/K2)