Kabar Karanganyar, – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dolfie OFP, merealisasikan dukungan terhadap janji politik Bupati Karanganyar Rober Christanto melalui penguatan anggaran infrastruktur jalan. Untuk 2027, dukungan pembangunan jalan di Karanganyar dialokasikan mencapai Rp63,9 miliar yang menyasar delapan ruas jalan.
Komitmen tersebut terungkap saat Dolfie OFP menggelar kegiatan reses di Kelurahan Popongan, Karanganyar, Rabu (14/10/2026). Dalam kesempatan itu, Dolfie bersama Bupati Rober Christanto meninjau ruas Jalan MGr. Sugiyopranoto yang telah selesai diperbaiki sekaligus ditingkatkan kapasitasnya.
Dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat program unggulan Pemkab Karanganyar, yakni Karanganyar Bebas Jeglongan. Program ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur untuk menjawab keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan kualitas.
Dolfie mengatakan, efisiensi anggaran pemerintah pusat turut berdampak terhadap kemampuan fiskal daerah. Karena itu, diperlukan dukungan pendanaan dari APBN agar pembangunan infrastruktur di Karanganyar tetap berjalan.
“Sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Karanganyar, salah satu tugas saya adalah membantu pembangunan di daerah. Ketika kebijakan efisiensi pemerintah pusat berdampak terhadap APBD, saya mengoptimalkan apa yang bisa saya lakukan di DPR RI melalui dukungan anggaran infrastruktur,” ujar Dolfie.
Dia menjelaskan, dukungan untuk pembangunan jalan di Karanganyar pada 2027 dialokasikan sebesar Rp63,9 miliar untuk delapan ruas jalan. Sementara pada 2026, dukungan pembangunan jalan menyasar 10 ruas.
Menurut Dolfie, kebutuhan peningkatan kualitas jalan di Karanganyar masih cukup besar. Dari sekitar 300 ruas jalan yang memerlukan peningkatan kualitas dengan tingkat kebutuhan berbeda-beda, pemerintah daerah membutuhkan dukungan pembiayaan tambahan di luar APBD.
“Dari 300 ruas itu tentu membutuhkan dukungan pendanaan. Ketika APBD diefisienkan, perlu dukungan lain dari APBN. Salah satu yang bisa saya lakukan adalah memperkuat melalui DAK infrastruktur,” katanya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, bantuan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi sangat membantu pemerintah kabupaten dalam mempercepat perbaikan jalan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Rober menyebut, dukungan pembangunan infrastruktur jalan pada 2026 mencapai sekitar Rp49 miliar dan meningkat menjadi Rp63,9 miliar pada 2027. Dia berharap tambahan dukungan itu mempercepat penanganan jalan rusak sekaligus memperkuat realisasi program prioritas daerah.
“Dengan adanya dukungan ini, pemerintah kabupaten sangat terbantu. Kami berkonsentrasi pada pembangunan infrastruktur, salah satunya melalui bantuan dari provinsi dan dukungan anggaran lainnya,” ujar Rober.
Dia menambahkan, perbaikan jalan mulai dirasakan masyarakat. Keluhan mengenai kondisi jalan yang sebelumnya ramai muncul di media sosial disebut mulai berkurang seiring dengan penanganan yang dilakukan pemerintah.
Selain mendukung mobilitas warga, peningkatan kapasitas jalan juga dinilai penting untuk menunjang sektor pariwisata Karanganyar. Pada akhir pekan, sejumlah jalur menuju kawasan wisata kerap mengalami kepadatan akibat tingginya kunjungan wisatawan.
Rober membuka peluang pengaturan arus lalu lintas dengan membedakan jalur naik dan turun menuju kawasan wisata untuk mengurangi potensi kemacetan serta meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Terkait kualitas pembangunan, Rober menegaskan pengerjaan jalan harus mengikuti standar teknis yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya mengejar panjang jalan yang tertangani, tetapi juga kualitas dan daya tahan infrastruktur.
Dukungan anggaran dari Dolfie tersebut diharapkan menjadi pengungkit bagi Pemkab Karanganyar untuk mempercepat pemerataan peningkatan kualitas jalan. Di tengah keterbatasan APBD, sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat pusat menjadi salah satu jalur strategis untuk mendorong realisasi program Karanganyar Bebas Jeglongan. (Hds/K2)












