Kabar Karanganyar, — Semangat gotong royong warga bersama sinergi Pemerintah Kabupaten Karanganyar, TNI dan Polri kembali membuahkan hasil nyata. Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Dukuh Claket, Desa Toh Kuning, Kecamatan Karangpandan, resmi diresmikan pada Selasa (12/05/2026).
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti dan didampingi Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letnan Kolonel Invanteri Danang Prasetya. Infrastruktur tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir hingga roboh dan sempat menghambat aktivitas masyarakat.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut bermula dari instruksi Presiden agar pemerintah daerah bersama aparat turun langsung mencari fasilitas umum yang membutuhkan perhatian dan penanganan cepat.
“Hari ini kita meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi. Awalnya ini merupakan ide dan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk mencari lokasi-lokasi jembatan yang membutuhkan perhatian pemerintah maupun aparat pemerintah dalam membantu masyarakat,” ujar AKBP Arman Sahti.
Ia menjelaskan, kondisi yang rusak diketahui setelah dilakukan survei oleh Bhabinkamtibmas dan dilaporkan kepada dirinya. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Bupati Karanganyar untuk segera melakukan pembangunan.
“Begitu melihat kondisinya memang perlu mendapatkan perhatian kita semua. Saat itu saya lapor ke Pak Bupati, dan perintah beliau langsung, gas,” katanya disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur rsebut kini sangat membantu masyarakat karena sudah dapat dilintasi kendaraan roda empat sehingga memperlancar mobilitas warga.
“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud kehadiran dan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI dan Polri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar aktivitas masyarakat,” imbuhnya.
AKBP Arman juga menyampaikan apresiasi kepada warga Dukuh Celaket dan Pemerintah Desa Toh Kuning yang selama proses pembangunan aktif bergotong royong membantu pengerjaan jembatan.
“Selama beberapa hari kemarin warga bergotong royong semuanya. Ada sistem bergiliran setiap hari membantu pembangunan bersama personel Polres dan Babinsa,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar menyebut pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan arahan Presiden terkait pembangunan fasilitas umum yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Ini salah satu arahan Presiden, bahwa fasilitas umum seperti jembatan harus mendapatkan perhatian. Lewat Pak Kapolres, lewat Pak Dandim, banyak daerah di Karanganyar yang sudah dibangun bersama-sama,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur penghubung seperti ini sangat penting karena tidak hanya mempermudah akses masyarakat, namun juga menunjang aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.
“Ini penting sekali untuk menyatukan dan menghubungkan masyarakat. Jalur ini digunakan anak-anak sekolah dan juga memperlancar arus ekonomi warga,” jelasnya.
Kapolres Karanganyar juga memastikan pihaknya telah menugaskan jajaran melalui Babinkamtibmas terkait untuk terus mendata titik-titik jalan maupun jembatan penghubung di wilayah Karanganyar yang masih mengalami kendala akibat kerusakan maupun bencana.
“Nanti kami petakan lagi beberapa spot jalan penghubung yang memang mengalami kendala, seperti jembatan yang rusak akibat banjir ini,” tandasnya.
Peresmian Jembatan Merah Putih tersebut disambut antusias warga. Kehadiran jembatan baru itu diharapkan mampu memangkas hambatan aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas dan roda perekonomian warga Karangpandan. (Hds/K2)












