Wabup Karanganyar Tinjau Longsor dan Motor Hanyut di Ngargoyoso, DPUPR Diminta Kaji Kapasitas Gorong-gorong Kalimas

Screenshot 20260221 214312
Wakil Bupati Karanganyar terjun langsung ke lokasi longsor dan kejadian motor hanyut di aliran Kalimas Kemuning, Ngargoyoso

Kabar Karanganyar, – Wabup Karanganyar Ade Eliana turun langsung meninjau lokasi bencana tanah longsor di wilayah Kecamatan Ngargoyoso, Sabtu (21/02/2026), yang mengakibatkan dua warga pasangan suami istri mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.

Usai dari lokasi longsor, Wakil Bupati melanjutkan peninjauan ke titik kejadian sepeda motor hanyut di aliran Kalimas, tepatnya di bawah jalan Kemuning–Kadipekso, Ngargoyoso. Peristiwa tersebut terjadi pada sore hari saat hujan lebat mengguyur kawasan Ngargoyoso dan sekitarnya.

Dari keterangan yang dihimpun di lapangan, sepeda motor jenis Honda CBR warna merah milik warga Gondangmanis, Karangpandan, terseret derasnya luapan air Kalimas saat melintas di jalur tersebut. Besarnya arus membuat kendaraan terhempas dan masuk ke sungai.

Relawan kebencanaan yang melakukan penyisiran akhirnya berhasil mengevakuasi motor tersebut dalam radius sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian. Salah satu relawan yang terlibat, Agus Wahyu Nugroho, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan segera setelah menerima laporan warga.

“Kami langsung melakukan penyisiran menyusuri aliran Kalimas dari titik motor terjatuh. Arus cukup deras dan kondisi air keruh karena hujan masih turun. Motor berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal,” ujar Agus.

Ia menambahkan, motor tersebut dapat segera ditemukan karena saat hanyut kondisinya masih menyala.

“Posisi motor masih dalam keadaan on, sehingga lampu indikatornya masih terlihat oleh tim penyisir di tengah aliran yang keruh. Itu sangat membantu proses pencarian hingga akhirnya bisa langsung kami evakuasi ke daratan,” tambahnya.

Dalam peninjauan itu, Ade Eliana mencatat sejumlah hal penting, terutama terkait kondisi gorong-gorong Kalimas yang berada di bawah jalan penghubung Kemuning–Kadipekso. Menurutnya, aliran Kalimas kerap meluap saat musim penghujan dengan intensitas tinggi.

“Kemungkinan kapasitas gorong-gorong yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung debit air ketika hujan deras seperti sore tadi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, Wakil Bupati akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Karanganyar untuk segera melakukan kajian teknis dan mitigasi, khususnya terkait kapasitas gorong-gorong serta pola intensitas aliran air saat musim penghujan.

Ia menegaskan, apabila hasil kajian menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas, maka perbaikan akan segera dilakukan dan dijadikan prioritas kerja. Mengingat, potensi bencana hidrometeorologi pada musim penghujan tahun ini masih cukup tinggi.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur rawan luapan air, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah pegunungan seperti Ngargoyoso. (Hds/K2)