Operasi SAR di Bukit Mongkrang Diperpanjang, Pencarian Pendaki Asal Colomadu Dilanjutkan Tiga Hari

IMG 20260125 WA0123
Operasi SAR di Bukit Mongkrang diperpanjang 3 hari kedepan

Kabar Karanganyar, – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang pendaki yang dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, resmi diperpanjang selama tiga hari.

Perpanjangan operasi ini dilakukan mulai Senin (26/1/2026) hingga Rabu (29/1/2026).
Pendaki yang dicari diketahui bernama Yasid, warga Colomadu, yang dilaporkan hilang sejak 17 Januari 2026 saat melakukan pendakian di kawasan tersebut. Hingga hari ketujuh pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa keputusan perpanjangan Giat SAR diambil melalui koordinasi bersama berbagai pihak terkait.
“Setelah evaluasi pencarian selama tujuh hari dan hasilnya masih nihil, disepakati operasi SAR diperpanjang selama tiga hari ke depan. Keputusan ini diambil bersama BPBD, Basarnas, Camat Tawangmangu, Kapolsek, Danramil, serta pihak keluarga korban,” ujar Hendro.

Dalam perpanjangan ini, tim SAR gabungan mengerahkan sumber daya secara maksimal. Sebanyak 10 regu pencarian diterjunkan dengan total hampir 300 personel yang berasal dari berbagai unsur, termasuk relawan. Selain itu, satuan K9 dari Polres juga kembali dilibatkan untuk membantu pelacakan di medan yang sulit dan berhutan lebat.

Hendro menambahkan, area pencarian diperluas dan difokuskan pada titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban, termasuk jalur-jalur pendakian, lembah, serta kawasan hutan di sekitar Bukit Mongkrang.

“Medan di Mongkrang cukup ekstrem, cuaca juga sering berubah. Namun seluruh tim tetap bekerja maksimal sesuai prosedur keselamatan,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, BPBD Karanganyar mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar korban segera ditemukan.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat, semoga Yasid segera ditemukan, dalam keadaan apapun,” pungkas Hendro.

Operasi SAR akan terus dievaluasi setiap hari selama masa perpanjangan berlangsung, dengan harapan upaya maksimal ini dapat segera membuahkan hasil.(Hds/K2)