DAERAH  

Putri Yustisia Era Indah Soraya Lanjutkan Tongkat Estafet Jagal Koruptor Robert Jimmy Lambila

IMG 20251106 221323
Putri Yustisia Kajari Baru Karanganyar Era Indah Soraya komitmen lanjutkan Estafet Jagal Koruptor Robert Jimmy Lambila ( Kamis, 6 Oktober 2025 )

Kabar Karanganyar, — Putri Yustisia Era Indah Soraya resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar. Di malam perkenalan bersama Bupati Karanganyar dan jajaran Forkopimda, Era menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Robert Jimmy Lambila—yang dikenal publik sebagai “jagal koruptor”—dengan penuh integritas sebagai pilar hukum dan peradilan.

Dalam wawancara perdananya dengan awak media di Karanganyar, Kamis (6/11/2025), Era menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bergabung di Kabupaten Karanganyar. Ia menegaskan bahwa dirinya berkomitmen meneruskan seluruh capaian dan kebijakan pendahulunya, baik dalam ranah pencegahan maupun penegakan hukum.

“Saya selaku penerus tongkat estafet kepemimpinan Bapak Robert Jimmy Lambila berkomitmen penuh melanjutkan semua prestasi beliau, baik pencegahan maupun penindakan. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara adil dan humanis,” tegas Era.Kamis (6/11/2025)

Ia juga menuturkan bahwa komposisi tim di Kejari Karanganyar tetap solid dan tidak berubah. Seluruh Kepala Seksi masih sama sehingga menurutnya kontinuitas kerja dapat berjalan optimal.

“Dengan dukungan tim yang sangat solid, saya optimis bisa meneruskan tongkat estafet beliau. Mohon dukungan dari seluruh komponen masyarakat Karanganyar agar cita-cita mulia penegakan hukum dapat kami laksanakan secara optimal,” ujarnya.

Era memaparkan bahwa seluruh target kinerja Kejari Karanganyar pada akhir tahun 2025 berjalan sesuai rencana.

Penanganan perkara tindak pidana korupsi (tipikor) telah memasuki tahap akhir dan sebagian telah dilimpahkan ke persidangan. Sejumlah perkara lain juga tengah berjalan sesuai jadwal.

Di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Kejari Karanganyar menorehkan pencapaian signifikan dengan pemulihan keuangan negara lebih dari Rp 30 miliar, disertai banyak pendampingan hukum serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai instansi.

Kegiatan pencegahan seperti Penyuluhan Hukum, Jaksa Masuk Sekolah, hingga Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah (PPSD) juga telah terlaksana dengan optimal.

“Semua program telah berjalan dengan baik. Tahun depan, tentu akan ada target-target baru yang harus kami capai pada tahun anggaran 2026. Kami sangat berharap dukungan masyarakat,” kata Era.

Saat ditanya terkait komitmen pengungkapan kasus korupsi ke depan, Era menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas.

“Kalau urusan mengungkap kasus-kasus korupsi, pasti. Itu sudah menjadi kewajiban kami,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyaknya agenda dan persidangan bukan menjadi kendala bagi jajarannya.

“Banyak sedikit perkara itu bukan hambatan, justru tantangan. Semua akan kita pecahkan bersama dengan penguatan tim dan pemaparan agenda secara berkala,” ujarnya.

Menutup wawancara, Era menegaskan bahwa dirinya tidak memerlukan pesan khusus dari pendahulunya. Baginya, setiap agenda yang belum tuntas otomatis menjadi tugas yang harus ia lanjutkan.

“Sebetulnya bukan soal titipan. Kalau ada agenda yang belum selesai, otomatis penerus harus melaksanakan. Itulah makna tongkat estafet,” tandasnya.

Dengan komitmen kuat dan dukungan penuh dari jajaran internal, Era Indah Soraya siap mengawal penegakan hukum di Bumi Lawu sesuai amanat Jaksa Agung Republik Indonesia.(Hds/K2)