Kabar Karanganyar, – Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi dinamika geopolitik dunia yang saat ini tengah memanas dan berpotensi berdampak pada pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
Imbauan tersebut disampaikan Kapolres saat berbincang santai bersama awak media dalam acara buka puasa bersama dengan awak media di Karanganyar, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa situasi keamanan dan stabilitas pasokan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Karanganyar hingga saat ini masih relatif kondusif. Ia juga memastikan jajaran kepolisian telah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk mencegah kemungkinan adanya penimbunan BBM maupun bahan pokok oleh pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi global.
“Yang jelas masyarakat tidak perlu panik. Situasi di Karanganyar sampai sekarang masih relatif kondusif dan kami optimistis kondisi ini bisa tetap terjaga sampai perayaan Idulfitri nanti,” ujar AKBP Arman Sahti.
Kapolres menjelaskan, pihaknya sejak awal telah melakukan langkah cipta kondisi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satunya melalui berbagai operasi kepolisian serta peningkatan kegiatan patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.
Selain itu, jajaran kepolisian juga mulai melakukan pemantauan terhadap bahan pokok penting (bapokting) serta distribusi BBM di wilayah Karanganyar guna mengantisipasi adanya spekulasi pasar maupun praktik penimbunan.
“Kami sudah perintahkan kepada jajaran, khususnya fungsi intelijen dan reserse, untuk melakukan deteksi dini terhadap perkembangan harga maupun pasokan, baik dari hulu sampai ke tingkat distribusi di masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, patroli juga diarahkan secara khusus ke sejumlah fasilitas distribusi energi seperti SPBU dan depo penyimpanan BBM yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya pelanggaran distribusi.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi global, seperti isu konflik internasional yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia, untuk melakukan praktik penimbunan ataupun spekulasi di daerah.
Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan indikasi adanya aksi panic buying maupun gangguan distribusi BBM di wilayah Karanganyar.
“Kami terus lakukan pemantauan, namun sampai saat ini belum ada laporan terkait panic buying di Karanganyar. Artinya situasi masih terkendali,” tegasnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif menjelang Idulfitri.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berkembang. Mari bersama-sama membantu pemerintah menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (Hds/K2)












