Kabar Karanganyar, — PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) Cabang Karanganyar Pusat Madiun kembali menggelar PSHT Cup 2025, setelah terakhir kali diselenggarakan sebelum pandemi Covid-19. Kejuaraan kali ini berlangsung di Padepokan PSHT, kawasan Beningsari, Wonorejo, Bejen, Karanganyar.
Sebanyak 250 atlet dari berbagai ranting PSHT se-Kabupaten Karanganyar ambil bagian dalam ajang tingkat kabupaten ini. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan podium juara di berbagai kelas dan tingkat pertandingan yang telah ditentukan.
Ketua penyelenggara PSHT Cup 2025, Agus Irawanto, yang juga Sekretaris Cabang PSHT Pusat Madiun, menyampaikan bahwa kejuaraan ini sekaligus menjadi upaya mengubah stigma miring masyarakat terhadap warga PSHT. Ia menegaskan bahwa PSHT ingin menunjukkan identitas sebagai perguruan pencak silat yang berprestasi, bukan hanya identik dengan tindakan tidak terpuji.
“Kami berharap adik-adik warga dan siswa PSHT dapat menjadi pesilat berprestasi melalui ajang ini. Kami ingin membuktikan bahwa warga PSHT itu eksis bukan karena aksi-aksi urakan, tetapi karena pendidikan ke-SH-an yang membentuk budi pekerti luhur dan manusia yang beradab,” ujar Agus.
Kejuaraan PSHT Cup 2025 digelar selama dua hari, 29–30 November 2025, dengan menghadirkan kelas baru Usia Dini, selain kelas Pra Remaja dan Remaja yang sebelumnya telah rutin dipertandingkan.
“Kejuaraan tingkat kabupaten ini kami adakan pada 29–30 November, diikuti 14 ranting. Harapannya ke depan seluruh ranting di Karanganyar dapat turut ambil bagian,” tambah Agus.
Ketua PSHT Cabang Karanganyar Pusat Madiun, Sutarmo atau akrab disapa Kang Mas Mamo, menegaskan bahwa PSHT Cup 2025 menjadi momentum penting untuk menjaring atlet-atlet potensial dari lingkungan PSHT.
“Kami menyadari saat ini jumlah atlet berprestasi dari PSHT masih minim. Karena itu, kejuaraan ini akan kami selenggarakan secara rutin sebagai kontribusi untuk IPSI Karanganyar, sekaligus sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet pencak silat,” ujar Kang Mas Mamo.
Ia menambahkan, seluruh peserta dalam kejuaraan tahun ini telah didaftarkan dalam asuransi BPJS sebagai bentuk dukungan tambahan kepada para atlet dan keluarganya.
“Dengan kerja sama BPJS ini, kami berharap para orang tua semakin mantap dan ikhlas mendukung anak-anak mereka bertanding sebagai atlet PSHT Cabang Karanganyar,” tutupnya.
Kejuaraan PSHT Cup 2025 diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi pesilat muda yang tidak hanya tangguh, tetapi juga berkarakter dan berprestasi di tingkat daerah hingga nasional.(Hds/K2)












