Kabar Karanganyar, — Instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menggerakkan seluruh jajaran pemerintahan di bawahnya dalam melaksanakan kegiatan kurvei atau kerja bakti kebersihan ditindaklanjuti serius di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama jajaran Forkopimda dan barisan relawan menggelar kegiatan bersih sampah di lingkungan secara massal sebagai bagian dari gerakan menuju Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah).
Sekretaris Daerah Karanganyar, Kurniadi, menyampaikan bahwa arahan Presiden telah ditindaklanjuti langsung oleh Bupati dengan menginstruksikan pelaksanaan kurvei secara rutin setiap hari Selasa dan Jumat. Pada hari Jumat (27/02/2026) Kurvei dilaksanakan dengan kerja bakti di lingkungan pasar Tegal gede dan terminal Bejen.
“Terima kasih, hari ini sesuai dengan amanat Presiden sudah ditindaklanjuti Pak Bupati yang kesempatan kali ini di wakili Wakil Bupati AdebElliana. Kita setiap Selasa dan Jumat mengadakan kurvei. Pelibatannya seluruh perangkat daerah di Karanganyar, termasuk juga bersinergi dengan teman-teman jajaran Forkopimda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kurvei yang dimaksud merupakan kerja bakti bersama yang difokuskan pada kebersihan lingkungan. Seluruh perangkat daerah, unsur Forkopimda, hingga berbagai elemen masyarakat dilibatkan secara proaktif untuk menyukseskan gerakan tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Ade Eliana, menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional semakin memperkuat komitmen daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain kurvei rutin, Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga menerbitkan surat edaran terkait program “Jumat Berlian” atau Jumat Pagi Bersih Lingkungan.
“Hari ini kita merayakan Hari Peduli Sampah Nasional. Sekaligus melalui surat edaran Pak Bupati, setiap hari Jumat kita ada yang namanya Jumat Berlian, Jumat Pagi Bersih Lingkungan. Maka kita menyadarkan dan mengkampanyekan upaya pemerintah dalam rangka memastikan keberlangsungan hidup masyarakat, bahwa kita harus menjaga lingkungan dan alam kita,” ungkapnya.
Ade Eliana menambahkan, pesan Presiden tentang Indonesia ASRI menjadi landasan utama gerakan tersebut. Asri, Aman, Sehat, Rapi, dan Indah bukan sekadar slogan, melainkan perintah yang harus diwujudkan secara nyata melalui aksi kolektif.
“Perintahnya jelas. Saya mengajak seluruh masyarakat, sampah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Ini masalah kita, PR kita. Kalau lingkungan bersih dan sehat, saya kira semuanya bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kegiatan bersih lingkungan yang melibatkan Forkopimda, perangkat daerah, serta barisan relawan ini diharapkan menjadi program berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Karanganyar menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Melalui gerakan kurvei dan Jumat Berlian, Karanganyar menegaskan komitmennya untuk mendukung visi Indonesia ASRI, dimulai dari langkah sederhana: kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama. (Hds/K2)












