DAERAH  

Cancel Acara Malam Resepsi HUT RI, Bupati Rober Gelar Do’a Bersama Untuk Affan Bersama Ojol Dan Forkopimda

Kabar Karanganyar, -Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menggelar aksi empati berupa doa bersama dan tabur bunga di Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Sabtu (30/8/2025).

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menjadwalkan kegiatan Malam Resepsi HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar di sepanjang Jalan Mas Mansur, Karanganyar. Namun, dengan mempertimbangkan situasi duka sekaligus menghargai aspirasi masyarakat, acara tersebut resmi dibatalkan.

“Dengan ini kami mohon maaf bahwa Gelaran Malam Resepsi HUT Ke-80 RI Kabupaten Karanganyar kami batalkan. Keputusan ini kami ambil sebagai bentuk penghormatan terhadap duka yang tengah dirasakan masyarakat,” ungkap Rober.

Sebagai pelayan masyarakat Bumi Intanpari, Bupati Rober menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi yang menimpa almarhum Affan serta para pejuang demokrasi yang telah gugur.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk selalu berdiri di sisi kebenaran dan menghadirkan keadilan yang memanusiakan manusia.

Oleh karena itu, doa bersama digelar sekaligus menjadi ruang dialog terkait situasi yang sedang berlangsung. Bersama Forkopimda, elemen driver ojek online, tokoh agama, dan masyarakat, Bupati Rober menegaskan pentingnya menjaga amanat konstitusi: merawat rakyat sekaligus menjaga kedaulatannya.

Doa bersama digelar bupati Rober untuk alm Affan kurniawan
Doa bersama driver ojol digelar bupati Karanganyar bersama driver ojol Karanganyar

Acara doa bersama berlangsung khidmat dalam suasana penuh kedamaian. Semua yang hadir saling merangkul, bergandengan tangan, dan mendoakan almarhum Affan serta para pejuang demokrasi yang telah gugur, sembari memohon ketenteraman bangsa. Suasana haru semakin terasa saat prosesi tabur bunga diiringi nyala lilin yang menyala teduh.

Dalam keheningan doa dan cahaya lilin yang berkelip, tersirat pesan bahwa duka bukanlah akhir dari segalanya. Justru di sanalah lahir tekad bersama untuk terus merawat persaudaraan dan memperjuangkan keadilan. Karena di balik setiap kehilangan, selalu ada harapan yang menyatukan kita sebagai bangsa.(Hds/K2)