DAERAH  

Hari Pramuka ke-65, Pramuka Karanganyar Disiapkan Jadi Agen Generasi Emas 2045

IMG 20260826 150939
Pertunjukan Atraksi dari Pramuka Penggalang Persikas Asad di upacara peringatan Hari Pramuka ke 65 Kwarcab Karanganyar.

Kabar Karanganyar, – Memperingati Hari Pramuka ke-65, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Karanganyar menggelar upacara di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan Pramuka sebagai salah satu wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Bupati Karanganyar selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Karanganyar Rober Christanto menegaskan, pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepanduan ini tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi para pelajar untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Pramuka sangat efektif dalam membentuk karakter anak-anak kita, terutama kedisiplinan dan kepemimpinan. Mereka inilah yang nantinya kita siapkan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia tahun 2045,” ujarnya, Rabu (26/08/2026)

Pemkab Karanganyar, lanjutnya, akan terus mendorong penguatan kegiatan kepramukaan di lingkungan pendidikan. Dukungan tersebut tidak hanya diberikan dalam bentuk fasilitas dan pengembangan kegiatan, tetapi juga apresiasi terhadap anggota Pramuka yang mampu menorehkan prestasi.

Termasuk di antaranya para anggota Pramuka Karanganyar yang baru saja mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas keikutsertaan mereka sekaligus membuka ruang dukungan untuk pengembangan pendidikan maupun keahlian sesuai potensi masing-masing.

“Yang berprestasi akan kita berikan apresiasi. Kita juga akan melihat bagaimana pendidikan dan keahliannya bisa terus dikembangkan sesuai dengan potensinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar Kurniadi Maulato mengatakan, memasuki usia ke-65 tahun, Gerakan Pramuka dituntut semakin adaptif dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program pembangunan nasional.

Salah satu arah yang kini menjadi perhatian adalah dukungan terhadap program swasembada pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Pramuka yang sekarang sudah berusia 65 tahun harus bisa mendukung program pemerintah, salah satunya swasembada pangan. Karena itu kapasitas seluruh jajaran Kwarcab perlu terus ditingkatkan,” kata Kurniadi.

Menurutnya, semangat tersebut tidak hanya menjadi agenda Pramuka di tingkat pusat, tetapi juga harus diterjemahkan hingga daerah, termasuk Kwarcab Karanganyar.

Kurniadi menambahkan, Kwarcab Karanganyar baru saja menyelesaikan keikutsertaan dalam Jambore Nasional di Cibubur dengan mengirimkan 38 orang, terdiri dari 32 peserta dan enam pendamping. Seluruh kontingen telah kembali ke Karanganyar dalam kondisi selamat.

Meski belum ada prestasi kompetitif yang diraih dari kegiatan tersebut, Kurniadi menegaskan bahwa Jambore Nasional memang bukan ajang perlombaan atau penilaian kompetitif. Kegiatan evaluasi dan kompetisi bagi anggota Pramuka Karanganyar akan dilaksanakan melalui agenda berikutnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Karanganyar terhadap berbagai kegiatan Gerakan Pramuka.

Dengan dukungan pemerintah dan penguatan pendidikan karakter, Gerakan kepanduan Karanganyar diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan ekstrakurikuler bagi pelajar, tetapi menjadi ruang pembentukan mental, kedisiplinan, kemandirian dan kepemimpinan.

Dari lingkungan kepanduan itulah, Pramuka Karanganyar diarahkan untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu menghadapi tantangan zaman, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap mengambil peran dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Hds/K2)