Kabar Karanganyar, — Pengen Nikah di Karanganyar? Kini tak perlu lagi jauh-jauh berburu referensi hingga ke Solo. Beragam konsep pernikahan, wedding organizer profesional, dekorasi, tata rias, katering, fotografi hingga berbagai kebutuhan pesta pernikahan tersedia dalam satu tempat melalui Puspita Kencana Wedding Expo 2026 yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar, 17–19 Juli 2026. Pameran ini menjadi kesempatan bagi calon pengantin untuk menemukan inspirasi sekaligus vendor terbaik agar momen sakral dalam kehidupan mereka menjadi kenangan yang indah dan tak terlupakan.
Wedding Expo pertama di Kabupaten Karanganyar ini digagas oleh Founder Puspita Kencana Wedding Expo, Indah Prima Pramuwidiati, sebagai wadah mempertemukan pelaku industri pernikahan lokal dengan masyarakat. Sebanyak 60 vendor dari berbagai bidang ikut ambil bagian, mulai dari make up artist (MUA), dekorasi, wedding organizer, katering, fotografi, busana pengantin hingga berbagai produk UMKM pendukung pesta pernikahan.
Indah mengatakan, selama ini banyak pelaku usaha jasa pernikahan asal Karanganyar harus mengikuti pameran di luar daerah untuk mempromosikan usahanya. Padahal, kualitas vendor lokal dinilai tidak kalah bersaing.
“Melalui Kencana Wedding Expo kami ingin menghadirkan wadah kolaborasi bagi seluruh pelaku industri wedding di Karanganyar. Harapannya masyarakat bisa menemukan semua kebutuhan pernikahan di daerah sendiri, sementara vendor lokal memiliki ruang untuk berkembang bersama,” ujarnya.
Selain menghadirkan puluhan vendor, pameran juga dimeriahkan penampilan sejumlah bintang tamu, di antaranya Helda Elwanda, Pecas Ndahe, Sasha Arkhisna, serta pertunjukan drama tari dari Putra Putri Lawu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Ketua Dekranasda Kabupaten Karanganyar, Farida Nur Hayati Rober Christanto, yang juga merupakan istri Bupati Karanganyar Rober Christanto mengapresiasi penyelenggaraan Puspita Kencana Wedding Expo 2026 sebagai langkah positif dalam menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM dan industri jasa pernikahan di Karanganyar.
“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya Kencana Wedding Expo ini. Kegiatan seperti ini menjadi ruang bagi para pelaku UMKM dan industri kreatif, khususnya di bidang wedding, untuk menunjukkan kualitas dan kreativitasnya. Kita ingin masyarakat Karanganyar bangga menggunakan produk dan jasa dari daerah sendiri,” ujar Farida.
Ia menambahkan, Dekranasda akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi antarpelaku usaha lokal.
“Semoga Wedding Expo ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi bisa menjadi agenda rutin. Dengan begitu, semakin banyak pelaku usaha yang berkembang, lapangan pekerjaan terbuka, dan ekonomi kreatif Karanganyar semakin maju. Saya juga berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan referensi terbaik dalam mempersiapkan momen pernikahan yang istimewa,” tambahnya.
Farida menilai, keberadaan puluhan vendor lokal dalam satu pameran membuktikan bahwa Karanganyar memiliki potensi besar di sektor industri pernikahan. Menurutnya, kualitas layanan para vendor lokal tidak kalah dengan daerah lain sehingga sudah saatnya masyarakat memberi kepercayaan kepada pelaku usaha dari Karanganyar sendiri.
Penyelenggara menargetkan sebanyak 500 hingga 1.000 pengunjung hadir setiap harinya selama pameran berlangsung. Antusiasme tersebut diharapkan menjadi awal yang baik sehingga Kencana Wedding Expo dapat digelar secara rutin, baik setiap tahun maupun enam bulan sekali.
Dengan hadirnya Kencana Wedding Expo, masyarakat Karanganyar kini memiliki alternatif yang lebih mudah untuk merencanakan pesta pernikahan impian. Semua kebutuhan tersedia dalam satu lokasi, sekaligus menjadi bukti bahwa industri pernikahan di Karanganyar memiliki kualitas yang mampu bersaing dan layak menjadi pilihan utama bagi calon pengantin. (Hds/K2)












