Kabar Karanganyar,— Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan khitanan massal yang digelar Baznas Karanganyar dalam rangka Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar membludak. Dari target awal 108 peserta—angka yang disesuaikan dengan usia Kabupaten Karanganyar—jumlah pendaftar justru melonjak lebih dari 200 anak. Lonjakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Baznas Karanganyar, Kyai Khafidi, yang menyebut bahwa minat masyarakat tahun ini menjadi yang tertinggi selama ia menjabat dua periode.
Pelaksanaan khitanan massal yang digelar pada Kamis, 6 Oktober 2025 itu berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Orang tua dan anak-anak memadati lokasi sejak pagi, menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap program sosial yang sudah menjadi agenda tahunan ini.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Zulfikar Hadidh, hadir mewakili Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang berhalangan karena mengikuti agenda lain di Bandar Dawung. Dalam sambutannya, Zulfikar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan Baznas.
“Mewakili Bapak Bupati, kami mengapresiasi kegiatan pada hari ini yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar,” ungkap Zulfikar.
Ia menegaskan bahwa khitanan massal tidak hanya bernilai sosial dan religius, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan bagi anak-anak. Pemerintah, menurutnya, akan terus mendukung kegiatan seperti ini sebagai bentuk komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan khitanan massal ini menjadi tradisi baik yang akan terus kita lanjutkan setiap tahun menjelang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.
Zulfikar juga memberi semangat kepada seluruh peserta yang mayoritas merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia berharap para peserta bisa tumbuh sebagai generasi Karanganyar yang pemberani, cerdas, dan berakhlak mulia.
Di sisi lain, Kyai Khafidi dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa khitanan massal tahun ini terasa istimewa baginya, sebab menjadi kegiatan terakhir pada masa jabatannya yang kedua.
“Awalnya kami menargetkan 108 anak, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pada hari pelaksanaan jumlahnya melampaui 200 anak. Ini luar biasa dan menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada Baznas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa suksesnya gelaran ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Agama Karanganyar, PMI Karanganyar, Persatuan Perawat Karanganyar, Dinas Kesehatan, puskesmas, Pemerintah Kabupaten, dan instansi terkait lainnya.
Zulfikar menutup sambutannya dengan harapan agar kegiatan khitanan masal ini membawa kemanfaatan bagi masyarakat luas serta semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas.(Hds/K2)












