Wawan Pramono: MBG Punya Multiplier Effect Menuju Indonesia Emas 2045

Peluncuran SPPG Ganten, Kerjo, Karanganyar

IMG 20260212 WA0159
Politisi Partai Gerindra Kabupaten Karanganyar Wawan Pramono Hadiri peresmian SPPG di Ganten Kerjo, Karanganyar

Kabar Karanganyar, — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karanganyar kembali bertambah. SPPG yang berlokasi di Desa Ganten, Kecamatan Kerjo, resmi diluncurkan dan dihadiri Wawan Pramono pada Kamis (11/02/2026). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bumi Intanpari.

Anggota DPRD Karanganyar dari Fraksi Partai Gerindra, Wawan Pramono, hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap operasional SPPG agar segera berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.

Menurut Wawan, Program MBG merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045, khususnya dalam pelaksanaan Astacita ke-4 yang menitikberatkan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia.

“Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam mengatasi persoalan gizi buruk dan stunting di Indonesia. Sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Wawan.

Ia menegaskan, di Karanganyar pihaknya mendorong seluruh SPPG yang telah dibangun agar segera beroperasi optimal sehingga seluruh penerima manfaat dapat menikmati program tersebut secara merata.

Lebih jauh, Wawan menilai MBG memiliki multiplier effect yang luar biasa. Program ini bukan hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga memberikan efek domino terhadap perekonomian, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.

“Selain memberikan asupan gizi bagi anak-anak, program ini juga mampu menggerakkan ekonomi di tingkat bawah. Para petani bisa menjadi pemasok bahan baku seperti sayur, telur, daging, dan komoditas lainnya melalui koperasi yang telah disiapkan. Ini tentu akan memperkuat ekonomi lokal,” jelasnya.

Tak hanya itu, operasional SPPG dan pelaksanaan MBG juga dinilai membuka peluang kerja baru bagi masyarakat usia produktif yang belum terserap di sektor industri maupun lapangan pekerjaan lainnya.

“Dengan adanya MBG, banyak tenaga kerja yang bisa terserap. Ini menjadi solusi yang menyentuh berbagai aspek sekaligus,” imbuhnya.

Dengan bertambahnya SPPG di Desa Ganten, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Karanganyar semakin masif dan merata, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.(Hds/K2)