DAERAH  

Dipeluk Bupati, Ayah Yasid Ahmad Firdaus Terima Kepergian Anak Sulungnya

IMG 20260210 WA0265
Bupati Karanganyar bersama Kapolres Karanganyar berikan dukungan moral kepada ayahanda almarhum Yasid Ahmad Firdaus

Kabar Karanganyar, – RSUD Kartini menjadi saksi duka dan kepiluan yang terlupakan dari Ayah, adik dan Budhe Yasid Ahmad Firdaus, pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, setibanya di Kame jenasah RSUD Kartini Karanganyar Selasa petang (10/06/2026).

Sapto Mulyono, ayahanda almarhum, yang hadir hanya didampingi adik Yasid dan budenya sedang sang ibu tengah menjalankan ibadah umroh di tanah suci mekah, tak kuasa menahan pilu. Tangis yang selama berminggu-minggu terbendung sejak kabar hilangnya sang anak sulung, akhirnya pecah saat jenazah putranya dibaringkan di ruang jenazah rumah sakit oleh relawan yang berhasil mengevakuasinya.

Pria paruh baya tersebut tampak terisak, menunduk dalam duka yang mendalam, sebagaimana terpantau KabarKaranganyar di lokasi. Di tengah suasana haru itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto turut membersamai keluarga. Ia terlihat merangkul Pak Sapto Mulyono, memberikan penguatan dan dukungan agar tetap tabah dan sabar dalam menghadapi musibah yang kini menimpa keluarga almarhum Yasid Ahmad Firdaus.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Bupati Karanganyar mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam atas musibah tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim relawan gabungan yang telah bekerja keras selama proses pencarian.

“Alhamdulillah, hari ini Mas Yasid sudah ditemukan. Meski dalam keadaan meninggal dunia, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Terima kasih kepada seluruh relawan yang ada di Kabupaten Karanganyar dan semua pihak yang telah terlibat dalam pencarian hingga proses identifikasi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi hingga identifikasi korban, dan selanjutnya penanganan akan dilanjutkan oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Santi dalam keterangannya menyampaikan bahwa hasil identifikasi awal mengarah kuat pada sosok Yasid Ahmad Firdaus.

“Korban yang ditemukan diduga kuat adalah Yasid Ahmad Firdaus. Identifikasi kami lakukan berdasarkan properti yang digunakan, berupa kaos dalam, jaket, celana, serta kaos kaki. Seluruh properti tersebut identik dengan pakaian yang dikenakan korban sebelum melakukan pendakian,” jelas Kapolres.

AKBP Arman menambahkan, pihak keluarga juga telah melihat dan meyakini bahwa pakaian yang ditemukan merupakan milik almarhum Yasid.

“Keluarga sudah menerima dan memastikan bahwa properti tersebut sama dengan yang digunakan korban sebelum naik melakukan pendakian,” imbuhnya.

Terkait kondisi jenazah dan kemungkinan adanya luka-luka, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Untuk hasil pemeriksaan detail, termasuk ada atau tidaknya tanda luka, masih akan kami dalami. Saat ini yang bisa kami pastikan adalah identifikasi berdasarkan properti korban,” tegasnya.

Kapolres Karanganyar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, hingga relawan gabungan yang telah berjibaku di medan berat selama beberapa hari.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko aktivitas pendakian di alam terbuka, sekaligus meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat Karanganyar. Pemerintah daerah berharap keluarga almarhum diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.(Hds/K2)