Halimun Mongkrang Lapaskan Yasid Setelah 24 Hari Pencarian

IMG 20260120 133319
Foto Bukit Mongkrang disaat proses operasi pencarian dan pertolongan untuk survivor Yasid masih resmi dibuka

Kabar Karanganyar, — Setelah 24 hari dinyatakan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Gunung Lawu, jasad Yasid Ahmad Firdaus, survivor asal Colomadu, Kabupaten Karanganyar, akhirnya ditemukan. Jasad Yasid ditemukan oleh relawan gabungan bersama Wanadri Bandung dalam proses pencarian mandiri di aliran sungai lereng selatan Mongkrang, Selasa pagi (10/2/2026).

Informasi penemuan jasad pertama kali disampaikan melalui relay radio relawan gabungan menggunakan kode atau sandi lapangan “botol kosong”, yang dalam komunikasi pencarian berarti temuan jasad manusia. Laporan tersebut menyampaikan jasad Yasid ditemukan pada pukul 08.54 WIB dengan titik koordinat 07°41’00” LS dan 111°10’30” BT.

Penggunaan sandi tersebut menjadi penanda awal bagi tim di lapangan untuk segera melakukan analisa lokasi serta penentuan jalur evakuasi terdekat. Lokasi temuan berada di jalur ekstrem yang dikenal relawan sebagai kawasan mitis, sekaligus menyulitkan akses evakuasi.

Tak lama setelah sandi disampaikan, relawan memastikan jasad korban berada di aliran sungai di lereng selatan Bukit Mongkrang, dengan jarak yang cukup jauh dari Basecamp Mongkrang. Medan berupa sungai berbatu, tebing curam, dan vegetasi rapat membuat proses evakuasi harus dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia menyebut jasad ditemukan bersama relawan gabungan dalam kondisi relatif utuh.

“Benar, tadi pagi ditemukan bersama teman-teman relawan. Lokasinya di sungai, wilayahnya masuk daerah mitis. Ditemukan sekitar jam delapan,” ujar Hendro.

Dari hasil identifikasi awal, jasad tersebut diyakini kuat merupakan Yasid Ahmad Firdaus. Pakaian yang dikenakan masih sesuai dengan ciri-ciri survivor yang dilaporkan hilang.

“Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Dari pakaian masih sama. Ditemukan juga sepatu dan kaos kaki di sekitar lokasi,” jelasnya.

Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh relawan gabungan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan. Setelah berhasil dievakuasi ke titik aman, jenazah rencananya akan dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Karanganyar untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarga. Rencana jenazah dibawa ke RSUD. Evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati,” tandas Hendro.

Dengan ditemukannya jasad Yasid Ahmad Firdaus, rangkaian panjang pencarian yang melibatkan relawan gabungan dan Wanadri Bandung akhirnya berakhir. Setelah 24 hari terselimuti kabut dan halimun Bukit Mongkrang, survivor muda asal Colomadu itu akhirnya ditemukan dan dipulangkan ke pangkuan keluarga. (Hds/K2)