Kabar Karanganyar, – Senkom Mitra Polri Kabupaten Karanganyar menggelar Festival Panen Lombok sebagai wujud nyata kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi keluarga. Bupati Karanganyar Rober Christanto memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif Senkom dalam gerakan “sesarengan mbangun Karanganyar”, khususnya di sektor pangan berbasis rumah tangga.
Dalam keterangannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang telah dilaksanakan sekitar tiga bulan lalu bersama Senkom di auditorium. Saat itu, pemerintah daerah mengajak seluruh anggota Senkom untuk mulai menanam tanaman pangan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami menghimbau dan mengajak Senkom Mitra Polri Karanganyar untuk memulai gerakan menanam tanaman pangan. Harapannya, ini menjadi embrio yang bisa ditiru masyarakat luas, sehingga muncul kegemaran menanam yang tidak hanya menghasilkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan kepuasan batin,” ujarnya.
Ia menambahkan, gerakan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Momentum Festival Panen Lombok ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sehingga semangat perjuangan perempuan diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam membangun kemandirian keluarga.
Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Karanganyar Joko Sutrisno menjelaskan bahwa program penanaman ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Program ini dalam rangka membantu Bapak Bupati dalam sesarengan membangun Karanganyar, khususnya memperkuat ketahanan pangan keluarga. Harapannya kegiatan ini bisa berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia merinci, seluruh anggota Senkom yang berjumlah sekitar 1.235 orang diwajibkan menanam minimal 10 polybag tanaman di rumah masing-masing. Dengan estimasi satu kilogram hasil per anggota dalam satu masa panen, potensi produksi bisa mencapai satu ton.
“Ke depan, program ini akan terus dikembangkan, tidak hanya pada tanaman lombok, tetapi juga komoditas lain seperti terong dan tomat. Ini bagian dari upaya pemberdayaan anggota secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Melalui gerakan ini, Senkom Karanganyar diharapkan mampu menjadi motor penggerak di tengah masyarakat dalam membangun kemandirian pangan sekaligus memperkuat ekonomi keluarga berbasis potensi lokal. (Hds/K2)












