Macan Tutul Gunung Lawu Mangsa Ternak Warga Pengkok, Beruk, Jatiyoso, Dua Kambing Jadi Korban

file 00000000aad471fd92c9278402337c70
Dua ekor kambing warga pondok, Beruk, Jatiyoso menjadi korban keganasan Macan Tutul Gunung Lawu

Kabar Karanganyar, — Warga Dusun Pondok, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, digegerkan dengan kemunculan satwa liar yang diduga macan tutul dari kawasan Gunung Lawu. Dua ekor kambing milik warga menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (10/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Satu ekor kambing milik Warini (60), warga setempat, ditemukan dalam kondisi habis dimangsa. Sementara satu ekor lainnya mati dengan luka gigitan di bagian leher dan tidak dimakan hingga habis. Diduga, satwa buas tersebut sudah dalam kondisi kenyang saat memangsa ternak tersebut.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa informasi kejadian diperoleh dari hasil koordinasi dengan jejaring relawan Desa Beruk. Kemunculan macan tutul itu menimbulkan keresahan warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada dekat dengan permukiman.

“Perkiraan sementara, satwa tersebut sudah kenyang sehingga tidak menghabiskan satu ekor kambing lainnya,” ujarnya dalam laporan yang diterima.

Polsek Jatiyoso juga membenarkan adanya kejadian tersebut. Dalam laporan awal yang disampaikan Kapolsek Jatiyoso AKP Suryono, SH, disebutkan bahwa peristiwa tersebut merupakan dugaan serangan binatang buas jenis macan di Dusun Pondok, Desa Beruk. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. BPBD bersama aparat setempat meminta agar kandang ternak diperkuat dengan pagar yang lebih tinggi, ditambah penerangan yang memadai, serta mengaktifkan kembali ronda malam.

Warga juga diingatkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di malam hari, terutama bagi yang tinggal di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan lereng Gunung Lawu.

Hingga saat ini, situasi di Dusun Pondok terpantau kondusif, namun warga tetap diminta tidak lengah dan segera melapor jika kembali melihat keberadaan satwa liar di sekitar permukiman. (Hds/K2)