Kabar Karanganyar, — Peringatan May Day 2026 yang digelar di Plaza Alun-Alun Karanganyar pada Jumat (1/5/2026) menghadirkan kabar menggembirakan bagi kalangan buruh. Di momen yang identik dengan perjuangan hak pekerja tersebut, Polres Karanganyar memberikan “kado terindah” berupa tuntasnya seluruh aduan dan perkara hukum ketenagakerjaan yang sebelumnya dilaporkan.
Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menyampaikan bahwa total 18 laporan terkait persoalan ketenagakerjaan, terutama menyangkut upah dan pesangon, telah berhasil diselesaikan melalui mekanisme mediasi.
“Permasalahan yang paling banyak dilaporkan terkait upah dan pesangon. Namun semuanya sudah diselesaikan. Saat ini bisa dikatakan sudah nol persoalan,” jelasnya.
Ketua FSKEP Karanganyar, Danang Sugiyanto, turut mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian. Ia menyebut seluruh kasus ketenagakerjaan di Karanganyar kini telah terselesaikan dengan baik.
“Apa yang menjadi persoalan buruh selama ini sudah ditangani dan diselesaikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Karanganyar atas upaya penegakan hukum yang adil,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar menegaskan bahwa kondisi peringatan Hari Buruh tahun ini berlangsung sangat kondusif dan penuh kebersamaan. Sejak pagi hari, rangkaian kegiatan telah dimulai dengan cek kesehatan gratis bagi para buruh, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan kebersamaan hingga hiburan.
“Alhamdulillah hari ini kita melihat langsung suasana yang sangat kondusif. Teman-teman buruh juga terlihat menikmati rangkaian kegiatan.Permasalahan-permasalahan yang sebelumnya ada, semuanya sudah kita selesaikan,” ungkapnya.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat pekerja apabila di kemudian hari muncul persoalan baru.
“Kalau nanti muncul kembali persoalan, kami akan hadir. Tapi hari ini bisa kita pastikan tidak ada lagi persoalan mendasar yang dihadapi buruh. Mari bersama-sama kita jaga Karanganyar agar tetap kondusif, ayem, tentrem, dan buruh semakin sejahtera,” tambahnya.
Dalam peringatan May Day kali ini, sejumlah isu strategis tetap disuarakan oleh para buruh, di antaranya penghapusan outsourcing, kenaikan upah, serta penegakan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Aksi penyampaian aspirasi berlangsung tertib dengan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama Polres Karanganyar melalui penyediaan panggung orasi.
Usai rangkaian aksi, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan dan pembagian hadiah bagi para peserta yang turut memeriahkan suasana. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga mempererat hubungan antara buruh, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
Kondisi yang aman dan kondusif selama peringatan May Day diharapkan dapat terus terjaga sebagai fondasi dalam mendukung pembangunan daerah serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang harmonis di Karanganyar. (Hds/K2)












