DAERAH  

Kunjungi Polres Karanganyar KNPI Bicarakan Pencarian Bakat sampai Penolakan Geothermal

IMG 20260218 WA0097
Pengurus DPD KNPI Karanganyar silaturahmi dengan kapolres Karanganyar bicarakan pencarian bakat sampai penolakan geothermal di Jenawi

Kabar Karanganyar, – Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H. bersilaturahmi dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Karanganyar bersama 25 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Rabu (18/2/2026). Pertemuan yang berlangsung dialogis tersebut mengangkat tema “Pemuda Bersinergi, Karanganyar Aman dan Maju” dan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari program pencarian bakat hingga sikap penolakan proyek geothermal di kawasan Gunung Lawu.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 35 peserta itu, Kapolres yang baru bertugas di Karanganyar tersebut menegaskan pentingnya kemitraan antara kepolisian dan elemen kepemudaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Polres tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan pemuda menjadi kunci untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Arman Sahti. Ia juga menyampaikan akan mendorong jajaran Polsek untuk aktif membangun komunikasi dengan organisasi kepemudaan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Karanganyar, Boby Aditia Putra, memaparkan sejumlah program kerja strategis. Salah satu program unggulan adalah “Karanganyar Mencari Bakat” yang akan digelar melalui tahapan seleksi di 17 kecamatan dan puncaknya di tingkat kabupaten. Program tersebut ditujukan sebagai ruang ekspresi sekaligus upaya mengangkat potensi seni dan budaya lokal generasi muda.

Selain itu, KNPI juga menggagas gerakan Sedekah Sampah Botol Plastik dengan menempatkan tempat sampah khusus di sejumlah titik strategis. Program ini diharapkan menjadi langkah konkret pemuda dalam membangun kesadaran lingkungan.

Tak hanya program internal, forum tersebut juga menyinggung isu geothermal di kawasan Gunung Lawu. Boby menegaskan KNPI menyatakan sikap penolakan dan berencana menggelar buka bersama yang melibatkan aktivis lingkungan untuk merumuskan langkah strategis. Ia berharap kejadian bencana yang pernah terjadi di wilayah Sumatera tidak terulang di Karanganyar.

Sejumlah pimpinan OKP turut menyampaikan pandangan. Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Karanganyar, Malik, menegaskan pihaknya mendorong penghentian proyek geothermal dan akan menghadirkan tokoh nasional Busyro Muqoddas dalam forum diskusi publik. Farco dari Pemuda Demokrat Indonesia berharap aparat turut melindungi aktivis dari potensi kriminalisasi saat menyampaikan aspirasi. Sementara Widiyanto, Ketua Pemuda LDII, mengajak kepolisian memperkuat sinergi karena pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Kapolres meminta seluruh elemen masyarakat tetap menyampaikan pendapat secara damai dan sesuai koridor hukum. Ia menegaskan kepolisian siap memfasilitasi ruang dialog agar setiap aspirasi dapat tersalurkan secara konstruktif.

Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara Polres Karanganyar dan elemen pemuda guna menjaga Karanganyar tetap aman, kondusif, serta progresif di tengah dinamika pembangunan daerah. (Hds/K2)