Kabar Karanganyar, — Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Pengurus Kabupaten Karanganyar berhasil meloloskan delapan atlet dan satu pelatih untuk berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 mendatang. Capaian ini menjadi modal penting bagi PASI Karanganyar untuk berkontribusi maksimal dalam perolehan medali bagi daerah.
Ketua Cabor PASI Karanganyar, Prasetyo Adi Saputra, mengatakan delapan atlet tersebut akan turun di delapan nomor pertandingan. Ia optimistis seluruh nomor yang diikuti mampu menyumbangkan medali emas untuk Kabupaten Karanganyar.
“Dari delapan nomor yang akan kami ikuti, target kami jelas delapan emas. Ini kami persembahkan untuk Kabupaten Karanganyar,” ujar Prasetyo.
Guna mewujudkan target tersebut, PASI Karanganyar saat ini tengah mempersiapkan training center sebagai wadah pembinaan intensif. Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas teknik, fisik, serta mental para atlet agar benar-benar siap menghadapi persaingan di Porprov 2026.
“Training center menjadi kunci. Kami ingin atlet siap secara fisik dan mental, sehingga saat bertanding mereka sudah terbiasa dengan tekanan kompetisi dan mampu tampil maksimal,” tambahnya.
Tak hanya di cabang atletik, Prasetyo Adi Saputra yang juga merupakan anggota DPRD Karanganyar dari PDI Perjuangan, saat ini menjabat sebagai Ketua Harian Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Karanganyar. Pada ajang Babak Kualifikasi (BK) Porprov, POBSI Karanganyar mencatatkan sejarah dengan berhasil meloloskan dua atlet yang dipastikan akan bertanding di Porprov 2026 yang digelar di Kota Semarang.
Menurut Prasetyo, pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi POBSI Karanganyar yang baru pertama kali lolos ke Porprov. Karena itu, strategi khusus akan diterapkan untuk memompa motivasi dan performa para atlet biliar.
“Sebagai pendatang baru, kami tetap menargetkan emas. Namun kami juga realistis, atlet harus mampu membaca pola permainan lawan, menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi, dan menguasai ritme pertandingan,” jelasnya.
Ia berharap, dengan pendekatan strategi yang matang dan persiapan yang terukur, atlet-atlet biliar Karanganyar mampu tampil percaya diri, bersaing dengan daerah lain, dan pada akhirnya membawa pulang prestasi terbaik bagi Karanganyar di Porprov 2026.(Hds/K2)












