Kabar Karanganyar, — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Karanganyar pada Selasa (28/10/2025) dini hari mengakibatkan bencana tanah longsor di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Matesih dan Kecamatan Karangpandan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa longsor pertama terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Dukuh Mranggen, Desa Matesih, Kecamatan Matesih. Tebing setinggi sekitar tujuh meter dengan panjang 15 meter ambrol dan menimpa bagian belakang rumah milik Warsono (52) yang diketahui sedang merantau ke luar Jawa. Sementara itu, jalan kampung menuju rumah Agus Supriyandi (55) juga amblas sepanjang delapan meter dengan lebar 1,5 meter akibat tergerus air hujan.
Longsor lainnya dilaporkan terjadi di Dukuh Ngringin RT 02/RW 15, Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, yang menyebabkan talud sepanjang 20 meter dengan tinggi dua meter runtuh.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar melalui laporan resmi menyampaikan bahwa kondisi tanah labil dan curah hujan tinggi menjadi faktor utama penyebab longsor.
“Pada saat kejadian, hujan turun dengan intensitas tinggi. Warga mendengar suara gemuruh dari belakang rumah dan segera memeriksa, ternyata tebing sudah longsor,” jelas salah satu relawan penanggulangan bencana di lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Karanganyar bersama TNI, Polri, perangkat desa, relawan, dan warga segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pendataan, pembersihan material longsoran, serta memberikan arahan keselamatan bagi warga sekitar. Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik darurat kepada masyarakat terdampak.
Hingga kini, BPBD masih melakukan penghitungan nilai kerusakan dan kerugian akibat bencana tersebut. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat kondisi cuaca di wilayah Karanganyar masih berpotensi hujan deras dalam beberapa hari ke depan.
BPBD Karanganyar mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama bagi warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan.
“Segera laporkan kepada petugas jika muncul retakan tanah atau tanda-tanda longsor,” imbau Kalakhar BPBD Karanganyar.(Hds/K2)












