Seorang Bayi Laki – Laki Di Jumapolo, Lahir Dan Langsung Tutup Usia Di Tangan Ibu Kandungnya

Kabar Karanganyar, – Tragis sekaligus memilukan, nasib bayi laki – laki yang lahir dari rahim remaja putri berinisial STL (17), warga Kecamatan Jumapolo, Karanganyar. Teriakan tangis saat pertama kali menyapa dunia justru menjadi yang terakhir, sebelum sempat membuka mata untuk melihat indahnya kehidupan.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, menjelaskan bahwa peristiwa pembunuhan bayi ini berawal dari kehamilan STL, seorang pelajar yang tinggal di Dukuh Seban Lor, RT 01/RW 06, Desa Paseban, Jumapolo.

Terlapor diketahui belum menikah. Ia melahirkan bayinya seorang diri di kamar mandi rumahnya. Tangisan sang jabang bayi membuat STL panik. Dalam kebingungannya, ia kemudian membekap mulut bayinya hingga akhirnya meninggal dunia.

“Dari keterangan terlapor, saat melahirkan bayinya sempat menangis. Karena takut ketahuan, ia lalu membungkam mulut bayi hingga meninggal,” ungkap AKP Wikan.

Kasus ini terungkap berkat laporan dari salah satu rumah sakit di Sukoharjo. Pihak rumah sakit merasa curiga karena pasien bernama STL datang dengan keluhan menstruasi, namun gejalanya lebih menyerupai pendarahan pasca-melahirkan.

Atas kecurigaan itu, pihak medis melakukan pemeriksaan lebih mendalam. STL akhirnya mengaku baru saja melahirkan seorang bayi di kamar mandi tanpa bantuan medis, lalu membunuh serta membuangnya.

“Mendengar pengakuan itu, pihak rumah sakit langsung menghubungi Polres Karanganyar. Sementara keluarga yang mengantarnya ke rumah sakit meminta warga sekitar mencari bayi yang telah dibuang oleh STL,” tambah AKP Wikan.

Mendapat laporan tersebut, Polres Karanganyar segera menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan dan menangani kasus pembunuhan bayi tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terlapor masih dirawat di rumah sakit, sehingga tindakan hukum belum bisa dilakukan,” tutupnya.(Hds/K2)