BUDAYA  

Sri Mulyani Owner NDoro Roti Bidik Pasar Warga Solo

Kabar Karanganyar, – Belum cukup puas dengan perjalanan hidup yang telah sukses berkarir dengan menjadi seorang ASN(aparat negeri Sipil) di jajaran kejaksaan negeri Karanganyar, Sri Mulyani S.H, M.Th, kembangkan naluri enterprenuernya menjadi pengusaha Roti.

Jiwa pengusaha tersebut disulut dari rasa empatinya kepada tetangga yang menjadi korban PHK(pemutusan hubungan kerja) pada masa covid-19 merebak di Indonesia.

Salah seorang tetangga yang merupakan chef sebuah bakkery ternama di kota Solo pada waktu itu kesulitan karena sumber penghasilanya dengan membuat roti di perusahaannya telah diputus kontrak.

Dari rasa empaty dan melihat kemampuan tetangga yang lahir dalam meracik roti, Sri Mulyani akhirnya memutuskan sedikit tabungan yang tidak lebih dari 10 juta dan sebagian ruang dirumahnya dijadikan dapur roti untuk tetangga tersebut tetap bisa bekerja sebagai pembuat roti.

” Awalnya hanya satu mixer, satu oven dan beberapa alat lainya, dengan modal kurang lebih 10 juta saya yakinkan tetangga saya tersebut untuk buat roti dan akan saya titipkan ke toko – toko teman – teman saya ” Ujar Sri Mulyani. (Senin, 8 September 2025)

Tak selang lama ternyata roti buatan chef tersebut di sukai banyak orang dan pesananpun mulai datang dan membanjiri daftar orderan di dapur kecilnya yang dulunya merupakan sebuah garasi.

Sempat beranikan diri dan ditolak suami yang juga merupakan sekarang pegawai negeri Sipil di kabupaten Karanganyar istri Sindoro kepala dinas DISPERMADES tersebut merubah ruang tamu rumahnya menjadi outlet jualan rotinya.

Tak berhenti di ruang tamu yang dirubah menjadi outlet Sri Mulyani juga mulai menamai roti hasil produksinya dengan nDoro Roti, selain ambil filosofi nDoro yang merupakan sebuatan bagi bangsawan Jawa Sri Mulyani juga ambil nama suami tercintanya sebagai nama brand dari roti – rotinya.

Tak disangka juga setelah kurang lebih lima tahun bergelut di dunia usaha roti Sri mulyani dengan brand nDoro Roti saat ini sudah memiliki 4 cabang outlet dinKaransnyar, tidak hanya di kota tapi juga sudah merambah ke pelosok di Karanganyar.

” Ya Syukurlah, atas berkat Tuhan saat ini nDoro Roti sudah diterima oleh lidah masyarakat Karanganyar, kita sudah punya 4 outlet dengan kapasitas produksi per harinya saat ini mencapai 3 – 5 Kwintal gandum” Sambungnya.

Nampaknya dunia industri roti yang digelutinya saat ini mengasah jiwa enterprenuernya lebih dalam lagi, menjelang usia ke 48 dia mulai merintis usaha di bidang food n baferest, dengan membuka kafe di kota Solo.

Di kafe tersebut dia juga akan rencanakan menjadi salah satu outlet nDoro Roti yang mulai membius lidah warga Solo, selain dia juga akan menjual aneka seduhan kopi yang saat ini sudah menjadi gaya hidup masyarakat di Solo dan sekitarnya.

” Ya do’akan nanti kami akan segera lounching kafe P’21 di Kota Solo, kami akan sajikan seduhan kopi juga ada outlet nDoro Roti ” Katanya.(Hds/K2)