Kabar Karanganyar, — Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemancing nekat membuka jalur menuju spot mancing di puncak tebing kawasan Air Terjun Grojogan Sewu, Tawangmangu, viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kecaman warganet karena dinilai sangat berbahaya dan tidak memperhatikan faktor keselamatan diri.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @Karanganyarkita dan langsung mendapat ratusan komentar. Banyak warganet menilai tindakan pemancing itu dapat berakibat fatal serta berpotensi merepotkan banyak pihak jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Dalam kolom komentar, pihak pengelola objek wisata Grojogan Sewu melalui akun resminya @Grojogansewutawangmangu turut memberikan peringatan. Mereka menegaskan bahwa aksi nekat tersebut tidak diizinkan karena membahayakan keselamatan pemancing dan dapat menyulitkan tim SAR bila terjadi kecelakaan.
“Halo mas, tindakan ini jangan diulangi ya. Takut terjadi hal yang tidak kami inginkan. Apabila ada teman yang bertanya jalur ke sana, jangan diberitahu ya. Terima kasih,” tulis akun resmi pengelola Grojogan Sewu.
Komentar dari pengelola tersebut justru mendapat banyak respons positif dari warganet. Banyak yang menilai peringatan itu disampaikan dengan cara yang humanis dan santun, meskipun pelanggaran yang dilakukan pemancing cukup serius.
“@grojogansewutawangmangu salut, walaupun sudah jelas salah dan sangat berbahaya, cara mengingatkannya adem,” tulis akun @Aan_Sutarna.
Tak hanya memberikan teguran, pengelola Grojogan Sewu juga menawarkan alternatif lokasi memancing yang aman di sepanjang aliran sungai kawasan wisata tersebut.
“Halo teman-teman, mohon maaf ya, lokasi tersebut sangat berbahaya. Jangan ditiru, kasihan tim SAR dan pihak Grojogan Sewu apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Silakan memancing atau mencari ikan di lokasi yang aman, seperti di sekitar loket 2 atau aliran sungai dari air terjun ke bawah. Terima kasih,” tambah pihak pengelola.
Menurut keterangan yang disampaikan melalui akun resminya, pemancing yang melakukan aksi membuka jalur menuju puncak tebing Grojogan Sewu itu telah mengakui kesalahannya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.(Hds/K2)












