Kabar Karanganyar, – Kamtibmas di kabupaten Karanganyar tampaknya sedang tidak baik – baik saja, pasalnya dalam sehari seorang maling berscopy resahkan warga di dua wilayah kecamatan di kabupaten Karanganyar.
Postingan sosial media dengan akun Facebook bernama Theeka Mamanya Davida (Kartika) mengunggah usaha penjambretan pada hari senin (14 April 2025) di Lingkungan Tegal Winangun Kelurahan Tegal gede kecamatan Karanganyar yang di lakukan oleh seseorang yang mengendarai motor Scoopy.
Dalam postingan tersebut dituliskan ” Harap hati2;dengan motor dan ciri2 orang tersebut pelaku penjambretan di tegalwinangun Tegal gede ” Tulis Akun Theeka mamanya Devida (kartika)
Selain itu dipostingan akun dengan nama Vina sanjaya dalam grup Facebook Info Wong Karanganyar mengunggah foto dan video kejadian pencurian di wilayah Pokoh, Ngijo, Tasikmadu Karanganyar.
Dalam video dan foto yang di unggah akun Vina Sanjaya tersebut tampak seorang pria berkaos merah dan bercelana pendek menggunakan motor scoopy melancarkan usaha pencurian di sebuah rumah kos di wilayah Pokoh tersebut.
Pria yang diduga pelaku tersebut mirip dengan pelaku usaha penjambretan yang ada di wilayah Tegalwinangun, Tegal gede, Karanganyar.
Ditambahkan juga dalam komen di postingan tersebut yang menyatakan adanya tanggung kamtibmas serupa, akun bernama Sharliyan Sharliyanto mengatakan bahwa ada juga kejadian pencurian helm di wilayah Titang Tegal gede, Karanganyar.
Akun Sharliyan Sharliyanto dalam konfirmasinya menjelaskan bahwa temanya telah kehilangan helm di tempat kerja Donat Tisanda yang beralamat di Titang Tegal gede Karanganyar.
” Teman dan teman kerjanya melihat pelakunya bermotor scoopy dan mau dikejar sudah terlalu jauh jaraknya ” Ujar akun Sharliyan saat di messenger kabarkatanganyar.com
Kapolres Karanganyar AKBP Hadi Kristanto diwakili Ipda Sunar KSPKT Polres Karanganyar membenarkan adanya kejadian usaha penjambretan di wilayah Tegalwinangun, Tegal gede, Karanganyar tersebut.
” Benar ada infromasi kejadian gangguan kamtibmas tersebut akan tetapi belum ada laporan, karena usaha penjambretan tidak berhasil dan belum ada kerugian ” Jelas Ipda Sunar (Selasa, 15 April 2025). ( Hds/K2)












