Kabar Karanganyar, – Puluhan kelompok tani (poktan) di Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan hibah pertanian senilai lebih dari Rp1 miliar. Bantuan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana petani didorong menjadi suplier bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Ferryana Dwi Kurniawati, menyampaikan bahwa total hibah yang disalurkan pada tahun anggaran 2026 mencapai Rp1.110.500.000 dan diberikan kepada 26 kelompok tani yang tersebar di berbagai wilayah di Karanganyar.
“Hibah ini bersumber dari APBD Kabupaten Karanganyar tahun 2026, dengan proses pengajuan yang sudah dimulai sejak tahun 2025 sesuai mekanisme aturan hibah. Mulai dari pengajuan proposal, verifikasi, hingga masuk dalam RKA dan DPA, baru kemudian dapat dicairkan,” jelasnya, Senin (6/4/2026).
Ia menambahkan, bantuan tersebut memiliki beragam peruntukan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok tani. Di antaranya untuk pengembangan budidaya jamur tiram, melon, alpukat, pembuatan pupuk organik berbasis vermikompos, hingga pengadaan alat mesin pertanian seperti traktor.
“Tujuannya jelas, untuk meningkatkan usaha tani kelompok, mendorong produktivitas, serta berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” imbuh Ferryana.
Dalam prosesnya, tidak semua pengajuan dapat lolos. Dari total 28 kelompok tani yang mengajukan, hanya 26 yang memenuhi syarat hingga tahap pencairan.
“Ada dua kelompok yang belum bisa dicairkan karena belum memenuhi persyaratan. Verifikasi kami lakukan dua tahap, saat pengajuan proposal dan menjelang pencairan,” terangnya.
Ferryana juga menegaskan bahwa penerima hibah wajib berbentuk kelompok tani yang terdaftar dalam sistem resmi seperti Simluhtan. Sementara untuk lembaga berbentuk yayasan, harus memiliki badan hukum yang telah berdiri minimal dua tahun.
Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menyukseskan program nasional.
“Bantuan pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Karanganyar. Sebagaimana arahan Bupati Rober Christanto, produk pertanian kita memiliki peluang besar menjadi suplier SPPG dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Dengan adanya dukungan hibah ini, diharapkan kelompok tani di Karanganyar semakin berkembang, mandiri, dan mampu mengambil peran strategis dalam rantai pasok pangan nasional, khususnya dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. (Hds/K2)












