Kelok 8 Jengglong Jatiyoso Bikin Tak Kuat Nanjak Mobilio

IMG 20260217 WA0114
Relawan kemanusiaan Karanganyar beserta warga Jatiyoso berhasil evakuasi Mobilio yang terperosok ke lahan pertanian warga di kelok delapan Jengglong Wonorejo

Kabar Karanganyar, — Berwisata bersama keluarga serasa begitu menyenangkan, apa lagi melintas di udara dingin jalur pegunungan, dan menikmati suasana indah alam yang masih hijau dan menyegarkan, perbukitan di lereng Lawu Selatan atau disekitar Jatiyoso tampaknya menjadi pilihan keluarga dari Sragen untuk habiskan waktu libur imlek dan menjelang puasa 2026.

Keluarga yang berjumlah lebih kurang dari 7 orang dengan komposisi 6 orang dewasa dan seorang lagi balita trrsebut tunggangi family Car milik mereka berjenis Mobilio, mereka ambil jalur utara untuk melintas di jalur perbukitan wilayah Jatiyoso dan menuju spot piknik Banyu Anyep pada Selasa (17/02/2026) siang.

Namun nasib apes seakan bayangi niat bahagia liburan bersama keluarga di jatiyoso tersebut. Mobilio yang mereka tunggangi senyampainya di wilayah dukuh Jengglong desa Wonorejo kecamatan Jatiyoso tak kuat nanjak di jalan yang terkenal dengan kelok 8 dan tanjakan curam tersebut. Yang sehingga mobil mereka bukanya maju kedepan malah mundur kebelakang dan terperosok di areal perkebunan warga di sekitar jalan tersebut.

Camat Jatiyoso Mahmud membenarkan kejadian tersebut dan saat ini kondisi mobil telah dievakuasi oleh warga sekitar beserta relawan yang datang ke lokasi kejadian. Dari kejadian tersebut ada beberapa korban yang alami luka – luka dan Taruma sehinga dilarikan ke RSUD Kartini Karanganyar.

” Ya ada piyayi dari Sragen, berjumlah 6 orang rencanaya mau datang ke Banyu Anyep tapi setibanya di kelok delapan perbatasan Beruk dan Wonorejo alami kecelakaan tersebut, ” Ungkap Camat Jatiyoso.

Selain itu camat Jatiyoso juga menghimbau agar wisatawan yang hendak berkunjung ketempat wisata Banyu Anyep sebaiknya melewati jalur Provinsi yang melintas di sisi selatan Wonorejo dan objek wisata Banyu Anyep.

” Kami himbau untuk wisatawan yang akan ke Banyu Anyep sebaiknya lewat selatan atau lewat Jalur Jatiyoso kota saja, kalau lewat kelok 8 dan jika sopir tidak hapal dengan kondisi jalan bisa berbahaya, ” Sambung Mahmud.

Berbahagia bersama keluarga merupakan moment yang ditunggu oleh semua orang, akan tetapi diharapkan untuk semua masyarakat agar lebih mawasdiri agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan bersama keluarga tersebut. (Hds/K2)