WISATA  

De TasikMadu Heritage Resmi Dibuka, Tiket Rp5.000 Sajikan Wisata Sejarah dan Alam Sejuk

Screenshot 2026 0207 172207
Situasi ramenya pengunjung De TasikMadu Heritage saat nikmati Joging dan wahana kereta wisata

Kabar Karanganyar, – De TasikMadu Heritage kini resmi dibuka untuk umum di bawah pengelolaan PUD Aneka Usaha Karanganyar. Kawasan wisata berbasis sejarah dan alam ini langsung menyedot perhatian masyarakat dengan konsep taman hutan kota yang memadukan ruang hijau, olahraga, dan napak tilas sejarah industri gula di Karanganyar.

Dengan harga tiket masuk Rp5.000, pengunjung sudah dapat menikmati jogging track yang membentang di tengah kawasan hijau dengan udara sejuk dan alami. Suasana alam terasa kental dengan hadirnya suara burung, rindangnya pepohonan, serta lanskap kawasan pabrik gula Tasikmadu yang sarat nilai historis.

Direktur Utama PUD Aneka Usaha Karanganyar menjelaskan, De TasikMadu Heritage tidak sekadar destinasi rekreasi, tetapi juga ruang edukasi sejarah. Melalui aktivitas berjalan kaki di area ini, pengunjung diajak mengenang kejayaan masa lalu Pabrik Gula Tasikmadu sebagai salah satu peninggalan penting era Mangkunegara IV.

“Di kota-kota besar udara sudah semakin berkurang. Di sini orang bisa menghirup udara segar, jogging, menikmati alam, sekaligus mengenal sejarah. Dengan melangkah di kawasan ini, kita sedang mengenang sejarah,” ujarnya.

Selain jogging track, daya tarik utama De TasikMadu Heritage adalah kereta wisata yang menggunakan kereta lama bekas pengangkut tebu. Kereta tersebut telah dimodifikasi menjadi wahana wisata dengan tarif Rp10.000, membawa penumpang berkeliling area pabrik gula Tasikmadu sambil menikmati panorama kawasan bersejarah.

“Kereta ini dulu digunakan untuk mengangkut tebu. Sekarang kami fungsikan sebagai kereta wisata agar masyarakat bisa merasakan sensasi nostalgia sekaligus belajar sejarah,” jelasnya.

Meski baru memasuki tahap soft opening, antusiasme pengunjung sudah terlihat tinggi sejak hari pertama dibuka. Pihak pengelola mengakui masih ada sejumlah pembenahan yang akan dilakukan, mulai dari penataan rute, fasilitas pendukung, hingga peningkatan kenyamanan pengunjung.

Ke depan, De TasikMadu Heritage juga akan dikembangkan dengan penambahan wahana, termasuk kolam renang anak dan fasilitas rekreasi keluarga lainnya, tanpa meninggalkan konsep utama sebagai taman sejarah dan hutan kota.

“Kawasan ini kami rancang sebagai ruang publik yang mengedukasi, menyenangkan, dan berkelanjutan. Ini tentang melestarikan sejarah, menguri-uri peninggalan masa lalu, sekaligus menghadirkan ruang hijau bagi generasi mendatang,” pungkasnya.(Hds/K2)